Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Perang AS-Iran Memanas, Pertamina Pastikan Keselamatan Pekerja dan Armada

Perang AS-Iran Memanas, Pertamina Pastikan Keselamatan Pekerja dan Armada
Kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)
Intinya Sih
  • Pertamina International Shipping (PIS) terus memantau situasi keamanan di Timur Tengah untuk memastikan keselamatan pekerja, kru kapal, dan armada yang beroperasi di wilayah konflik.
  • Empat kapal PIS berada di kawasan Timur Tengah dan diawasi ketat melalui koordinasi dengan pengelola kapal serta otoritas maritim setempat demi menjaga keamanan operasional.
  • Pertamina melakukan mitigasi dengan mengoptimalkan kilang domestik agar pasokan energi nasional seperti BBM dan LPG tetap aman, stabil, serta mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan memastikan keselamatan para pekerja, kru kapal, serta armada yang saat ini di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika dan Israel ke Iran. Perusahaan juga terus memantau ketat setiap perkembangan dan situasi keamanan di sekitar daerah konflik.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita menyatakan, fokus utama perusahaan saat ini ialah memastikan keselamatan pekerja dan kru kapal serta keamanan operasional armada yang berada di jalur strategis. Saat ini, PIS memiliki kantor cabang di Dubai, yakni PIS Middle East (PIS ME) dengan 30 orang pekerja beserta keluarganya.

"Para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai. Para pekerja kami juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan," ujar Vega saat dihubungi Fortune Indonesia, Senin (2/3).

PIS saat ini memilik empat kapal yang sedang berada di area Timur Tengah. Pertama, kapal Gamsunoro, yang sedang proses loading di Khor al Zubair - Irak. Kedua, kapal Pertamina Pride, yang telah selesai melakukan proses loading dan sekarang sedang berlabuh di Ras Tanura - Arab Saudi.

Ketiga, kapal PIS Rinjani, yang saat ini sedang berlabuh di Khor Fakkan - UAE. Terakhir adalah kapal PIS Paragon, yang sedang discharge berada di Oman.

Vega mengatakan, PIS selalu aktif berkoordinasi dengan pihak pengelola kapal (Ship Management) serta otoritas maritim setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu PIS menjalin komunikasi intensif dan mematuhi himbauan dan arahan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai.

Namun, dua kapak PIS yakni Pertamina Pride dengan Ship Management dari NYK, dan kapal Gamsunoro yang saat ini dikelola oleh Synergy Ship Management masih berada di dalam area teluk.

"Sambil terus mengikuti perkembangan selama 24/7 (real time), kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal," kata Vega.

Di samping mengupayakan aset perseroan di Timur Tengah, Pertamina sebagai holding juga mengupayakan agar pasokan energi nasional tetap lancar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) mengatakan, perseroan telah menyiapkan langkah mitigasi guna mengoptimalkan operasional kilang domestik untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi. Dengan pengelolaan pasokan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, perusahaan memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman, memadai, dan terkendali.

"Sebagai garda terdepan energi nasional, Pertamina memperketat pengawasan dan mengupayakan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG tetap aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia," pungkas Baron.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in News

See More