Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
PLN Gandeng Kemendes PDT Bangun Ekosistem Energi untuk Desa Mandiri
Penandatanganan MoU oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo, disaksikan oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak mendorong pemetaan kebutuhan energi secara lebih presisi, percepatan akses listrik di wilayah yang masih terbatas, pemanfaatan listrik untuk kegiatan ekonomi produktif, hingga pengembangan EBT berbasis potensi lokal guna mewujudkan kemandirian desa.
  • PLN dan Kemendes PDT menandatangani MoU untuk memperkuat ekosistem energi desa mandiri melalui pemanfaatan listrik guna meningkatkan ekonomi dan produktivitas di wilayah tertinggal.
  • Kolaborasi ini mencakup integrasi data kebutuhan energi, percepatan akses listrik, pengembangan EBT berbasis potensi lokal, serta pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas SDM desa.
  • Menteri Yandri Susanto dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus wujud pemerataan pembangunan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT PLN (Persero) dan Kementerian Desa serta Pembangunan Daerah Tertinggal menandatangani nota kesepahaman untuk membangun ekosistem energi desa mandiri guna meningkatkan perekonomian dan produktivitas di wilayah pedesaan.
  • Who?
    Penandatanganan dilakukan oleh PT PLN (Persero) bersama Kemendes PDT, disaksikan Menteri Yandri Susanto, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, serta Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad.
  • Where?
    Kegiatan penandatanganan berlangsung di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Jakarta.
  • When?
    Acara dilaksanakan pada Selasa, 28 April, sesuai jadwal resmi yang diumumkan oleh kedua pihak.
  • Why?
    Kolaborasi ini bertujuan mempercepat akses listrik di desa tertinggal, mendorong kemandirian energi lokal, serta memperkuat pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat desa.
  • How?
    Penerapan dilakukan melalui integrasi data kebutuhan energi desa, pengembangan energi baru terbarukan berbasis potensi lokal, peningkatan kapasitas SDM, dan sinergi lintas sektor antara pemerintah, BUMN, serta mitra lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi desa mandiri melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang Pemanfaatan dan Pengelolaan Tenaga Listrik dalam Rangka Peningkatan Perekonomian dan Produktivitas di Desa dan Daerah Tertinggal, yang dilaksanakan di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa (28/4).

Kolaborasi ini mencakup integrasi data dan pemetaan kebutuhan energi desa, percepatan akses listrik di wilayah terbatas, pemanfaatan listrik untuk kegiatan ekonomi produktif, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis potensi lokal guna menciptakan sistem energi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Langkah Strategis Hadirkan Sistem Energi Desa yang Mandiri

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan akses listrik yang merata dan andal hingga ke desa-desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi baru. (Dok. PLN)

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa kemandirian desa yang berkelanjutan memerlukan langkah strategis untuk mengintegrasikan seluruh sumber daya melalui penguatan kolaborasi anta pemangku kepentingan.

"Desa hari ini bukan hanya objek pembangunan tapi subjek pembangunan. Maka saat yang tepat kita harus melakukan dan memastikan semua energi kita untuk kita arahkan ke desa, biar desa itu berdaya, mandiri dan bisa maju. Karena kalau desa maju insyaAllah Indonesia akan maju," kata Yandri.

Ia menambahkan, upaya kolektif ini menjadi langkah penting sekaligus wujud pelaksanaan mandat Asta Cita ke-6 untuk mengoptimalkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa guna mendorong pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.

“Bapak Presiden mengarahkan kita ini punya desa binaan. Nah jadi nanti dari kampus, dari swasta, dari BUMN, siapapun kita, sejatinya punya desa binaan. Karena kalau kita membangun desa, otomatis membangun Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyatakan kolaborasi lintas sektor ini akan mendorong kemajuan desa sebagai fondasi pembangunan Indonesia, sekaligus memperkuat kemandirian dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal secara berkelanjutan.

“Ini adalah wujud sinergi yang sangat baik sekali. Luar biasa tentunya berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat, untuk kemaslahatan banyak pihak,” jelas Raffi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan akses listrik yang merata dan andal hingga ke desa-desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi baru.

“Ini ada semangat bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia itu bukan hanya tulisan di atas kertas, tapi harus diwujudkan dalam bentuk yang nyata, yaitu desa bukan lagi halaman belakang, tetapi ujung tombak titik-titik pertumbuhan ekonomi baru. Oleh karena itu, bagaimana akses terhadap energinya tidak boleh tertinggal lagi,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk membangun ekosistem yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

“Tentu saja tidak ada satupun yang bisa melakukan pengentasan kemiskinan ini dalam suasana kesendirian. Sesuai arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, ini bisa kita laksanakan kalau kita membangun kolaborasi. Untuk itu kita siap laksanakan dan insyaAllah bisa terwujud,” kata Darmawan. (WEB)

Editorial Team