Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur usai 8 Tahun Menjabat

Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur usai 8 Tahun Menjabat
Perry Warjiyo. (bi.go.id)
Intinya Sih
  • Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI karena alasan pribadi pada Senin (27/07).

  • Ia telah berkarier sebagai bankir sentral selama lebih dari empat dekade. Ia memulai kariernya sebagai staf pada 1984 dan menjabat sebagai Bos BI sejak 2018.

  • Jabatan Gubernur BI kini digantikan oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri karena alasan pribadi pada Senin (27/07). Surat pengunduran dirinya telah disampaikan dan diterima Presiden Prabowo Subianto pada 26 Juli 2026.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada Perry atas pengabdiannya di BI.

“Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo. Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun lamanya memimpin Bank Indonesia,” ungkap Prasetyo.

Seiring kabar pengunduran dirinya, profil Perry Warjiyo pun mulai banyak dicari oleh publik. Berikut profil, perjalanan karier, dan penghargaannya.

Profil Perry Warjiyo

Perry Warjiyo lahir pada 25 Februari 1959 di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia tumbuh dari keluarga sederhana sebagai anak keenam dari sembilan bersaudara.

Perry berhasil meraih gelar Sarjana di Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1982. Setelah itu, ia menyelesaikan studi di bidang Ekonomi Moneter dan Internasional di Lowa State University, Amerika Serikat pada 1989 dan meraih gelar doktor (Ph.D) di bidang yang sama pada 1991.

Selain aktif sebagai bankir sentral, Perry merupakan penulis buku. Beberapa buku yang ditulisnya mendapatkan respons positif dari publik, seperti Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (2020), Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik (2016), dan Kebijakan Moneter di Indonesia (2003). 

Perjalanan karier Perry Warjiyo di Bank Indonesia

Perry mengawali kariernya di Bank Indonesia pada 1984 dengan bergabung sebagai staf yang menangani penyelamatan, pemeriksaan, dan pengawasan kredit.

Pada 1992, Perry ditunjuk sebagai Staf Gubernur BI selama tiga tahun. Ia sempat dipercaya sebagai Kepala Biro Gubernur pada 1998 dan Project Leader Unit Khusus Program Transformasi BI pada 2001.

Selanjutnya, Perry mengabdi sebagai Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan pada 2003. Ia kemudian diangkat sebagai Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI untuk periode 2005–2007.

Perry ditugaskan sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) periode 2007–2009. Ia mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Pada 2009, Perry kembali bergabung bersama Bank Indonesia sebagai Asisten Gubernur. Ia bertanggung jawab di sektor kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional. Di waktu yang sama, Perry juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Berkat dedikasi dan kinerjanya, Perry diangkat sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2013–2018.

Menjadi Gubernur BI selama dua periode

Perry Warjiyo resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2018–2023 usai memperoleh persetujuan DPR dan diangkat oleh Presiden Joko Widodo.

Di bawah kepemimpinannya, Perry menjadi salah satu penggagas bauran kebijakan (policy mix) yang menggabungkan kebijakan moneter, sistem pembayaran, makroprudensial, dan pendalaman pasar keuangan.

Pencapaian yang luar biasa tersebut membuat Perry kembali dipercaya menjabat sebagai Gubernur BI untuk periode kedua 2023–2028 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38/P Tahun 2023. Terbaru, Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI setelah sekitar delapan tahun menjabat.

Penghargaan Perry Warjiyo

Kepemimpinan dan kinerja Perry Warjiyo di sektor keuangan dan ekonomi telah diakui oleh berbagai penghargaan prestisius, baik nasional dan internasional. Berikut beberapa penghargaan yang diraih Perry.

  • Pemimpin Terpopuler Di Media Pemberitaan Online 2023 dari Indonesia Government Awards 2023
  • Anugerah Hamengku Buwono IX dari Universitas Gajah Mada tahun 2022
  • Pemimpin Terpopuler Di Media Arus Utama 2022 dari Serikat Perusahaan Pers
  • Kategori Pemimpin Terpopuler di Media Online 2021 dari IDEAS 2022
  • Governor of the Year se-Asia Pasifik dari media Global Markets tahun 2019
  • Tokoh Syariah ASR 2019 dari Anugerah Syariah Republika tahun 2019.

Di bawah komando Perry, Bank Indonesia juga berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah The Best Central Bank of the Year dari Global Islamic Finance Awards (GIFA) tahun 2022 dan 2018.

Demikian profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang mengundurkan diri. Kini, posis Perry digantikan sementara oleh profil Destry Damayanti.

FAQ seputar profil Perry Warjiyo

Siapa itu Perry Warjiyo?

Perry Warjiyo merupakan ekonom ternama dan mantan Gubernur Bank Indonesia.

Perry Warjiyo lahir tahun berapa?

Ia lahir pada 25 Februari 2959 di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Seperti apa latar belakang pendidikannya?

Perry merupakan lulusan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar Master bidang Ekonomi Moneter dan Internasional di Iowa State University, Amerika Serikat.

Kenapa Perry Warjiyo mengundurkan diri?

Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI secara sukarela karena alasan personal.

Share Article
Editorial Team

Latest in News

See More