Comscore Tracker
SHARIA

Allianz Syariah Catatkan Pertumbuhan Kinerja Dukung Persiapan Spin-off

Allianz Syariah bayarkan klaim dan santunan Rp658 miliar.

Allianz Syariah Catatkan Pertumbuhan Kinerja Dukung Persiapan Spin-offIlustrasi Pelayanan Allianz Syariah/Dok Allianz Indonesia

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) melalui Unit Syariah (Allianz Syariah) terus fokus pada upaya pengembangan bisnis asuransi syariah sehingga mencatatkan pertumbuhan yang positif hingga kuartal III-2022.

Managing Director Sharia Allianz Life Indonesia Ginawati Djuandi menjelaskan, Allianz Syariah terus fokus pada pemantapan sumber daya manusia dan penguatan jaringan tenaga pemasar berlisensi syariah sebagai fondasi distribusi yang esensial. Dengan demikian, kinerja yang positif tersebut diharapkan semakin mendukung rencana bisnis spin-off yang diberlakukan regulator pada tahun 2023 mendatang.

“Kami menerapkan strategi bisnis khusus, agar Unit Syariah terus bertumbuh secara signifikan. Pasar syariah masih sangat besar di Indonesia, oleh karena itu kami percaya Allianz Syariah dapat terus mencatatkan pertumbuhan, seiring dengan perkembangan industri asuransi syariah di Indonesia,” kata Ginawati melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin (21/11).

Catatkan pertumbuhan APE premi 53,5%

Per kuartal ketiga tahun 2022, Allianz Syariah mencatatkan pertumbuhan yang kuat untuk premi tahunan atau Annualized Premium Equivalent (APE) 1 sebesar 53,5 persen, jauh di atas rata-rata pasar sebesar 10,2 persen, dengan market share 14,8 persen.

Selain itu, untuk Weighted New Business Premium (WNBP) 2 Allianz Syariah tumbuh sebesar 46,5 persen, di atas rata-rata pasar sebesar 32,1 persen, dengan market share sebesar 13,1 persen. Ginawati menyatakan, pertumbuhan yang kuat tersebut didukung oleh kanal distribusi keagenan dan bancassurance.

Allianz Syariah juga konsisten memperluas jaringan distribusi keagenan, dengan merekrut generasi milenial yang memiliki minat untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan. Hal ini menjadi prioritas Allianz Syariah dalam memperkuat jalur distribusi pemasaran, mengingat generasi milenial akan terus berkembang menjadi pasar asuransi syariah ke depannya.

“Saat ini, Allianz Syariah didukung lebih dari 30 ribu tenaga pemasar berlisensi syariah, yang 60 persen di antaranya merupakan generasi milenial,” kata Ginawati.

Bayarkan klaim dan santunan Rp658 miliar

asuransi kesehatan adalah jenis anuitas

Sampai kuartal ketiga tahun 2022, Allianz Syariah juga telah mendistribusikan total santunan asuransi dan pembayaran manfaat (klaim) sebesar Rp658 miliar, yang mana 59 persen dari jumlah tersebut merupakan santunan asuransi atau klaim. Hal itu dilakukan sebagai perwujudan dari prinsip tolong-menolong antar peserta asuransi syariah.

“Kami fokus pada pengembangan bisnis, SDM dan kanal distribusi, serta terus melakukanpersiapan proses dan sistem sebagai landasan yang kuat menuju spin off unit syariah. Ketiga hal ini menjadi komitmen kami untuk senantiasa memberikan solusi perlindungan dan layanan asuransi syariah yang dibutuhkan nasabah serta masyarakat Indonesia pada umumnya,” pungkas Ginawati.

Lalu dari sisi layanan, Allianz Syariah menyediakan fasilitas layanan berbasis digital, baik untuk mitra bisnis/tenaga pemasar maupun nasabah, untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digital. Mulai dari tahap menyediakan informasi produk, pengajuan asuransi, pembayaran kontribusi, informasi terkait polis sampai pengajuan klaim asuransi kesehatan syariah kini dapat dilakukan melalui platform digital.

Related Articles