- Membangun aplikasi web dinamis dan interaktif bagi pengguna.
- Mengumpulkan hingga memproses data dari formulir di situs web, seperti halaman login, pendaftaran, dan kontak.
- Mengelola basis data (database), seperti MySQL, PostgreSQL, dan MongoDB.
- Manajemen sesi dan keamanan situs web, mencakup pengaturan cookie, autentifikasi pengguna, akses login, dan enkripsi data.
- Mengelola berbagai berkas dalam sebuah server, seperti membuat, menulis, membaca, hingga menutup file.
Apa Itu PHP? Celah Keamanannya Membuat Situs Web Terganggu

Jutaan situs web ditutup sementara setelah ditemukan celah keamanan vital pada PHP yang menopang sekitar 70 persen portal dunia.
PHP merupakan bahasa pemrograman open-source untuk aplikasi web dinamis.
Pengembang PHP merilis patch dan otoritas mengimbau organisasi segera memperbarui atau menonaktifkan sistem rentan.
Jakarta, FORTUNE — Jutaan situs web di seluruh dunia, termasuk platform pemerintah dan perusahaan, ditutup sementara pada Rabu (21/10). Hal tersebut dilakukan setelah ditemukan celah keamanan vital dalam bahasa pemrograman PHP.
Laporan Wiz Research menunjukkan PHP menopang sekitar 70 persen portal di seluruh dunia, seperti e-Commerce, situs berita, hingga layanan pemerintah. Menurutnya, celah keamanan PHP masuk kategori terparah yang pernah dideteksi oleh AI.
Bersamaan dengan kabar tersebut, bahasan mengenai apa itu PHP pun menarik perhatian. Penjelasan lebih lengkap, simak di bawah ini.
Table of Content
Apa itu PHP?
PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman skrip berbasis sumber terbuka (open-source) yang digunakan untuk mengembangkan situs web dinamis dan interaktif. Bahasa pemrograman ini banyak digunakan pada platform populer, seperti WordPress dan Wikipedia.
PHP pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada 1994 dengan nama Personal Home Page. Awalnya, PHP digunakan untuk memantau pengunjung situs web pribadinya. Kemudian, PHP dikenal sebagai PHP/FI (Personal Home Page/Forms Interpreter) sebelum menggunakan nama PHP: Hypertext Preprocessor pada versi 3.0.
Seiring perkembangan teknologi, PHP terus mengalami pembaruan fitur, keamanan, dan kinerja hingga mencapai versi 8.5. Bahasa pemrograman ini juga menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan dalam pengembangan web.
PHP digunakan oleh sekitar 70 persen situs web yang bahasa pemrograman sisi servernya teridentifikasi. Penggunaannya yang luas menunjukkan peran penting PHP dalam mendukung berbagai layanan dan aplikasi berbasis web.
Fungsi PHP
Sebagai bahasa pemrograman, PHP berguna untuk membangun dan mengembangkan aplikasi dan portal dinamis di internet. Selain itu, fungsi PHP yang berperan penting dalam pengelolaan situs web. Berikut rinciannya.
Contoh penggunaan PHP
PHP banyak digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis situs web dan aplikasi, mulai dari platform sederhana hingga sistem bisnis yang kompleks. Berikut beberapa contoh penggunaan PHP dalam pengembangan web.
- Situs web dengan fitur login dan registrasi untuk mengelola akun serta autentikasi pengguna.
- Toko online atau marketplace untuk mengelola produk, transaksi, dan pesanan pelanggan.
- Content Management System (CMS), untuk membuat, mengedit, dan mengelola konten situs web.
- Forum dan komunitas online untuk mendukung diskusi serta interaksi antaranggota.
- Portal berita dan informasi untuk memublikasikan artikel dan mengelola konten secara berkala.
- Aplikasi bisnis berbasis web, seperti sistem reservasi, layanan pelanggan, manajemen karyawan, dan pengelolaan inventaris.
Ada dua temuan celah keamanan pada PHP
Di balik penggunaannya, PHP juga menghadapi risiko keamanan. PHP Foundation mengungkapkan adanya dua celah pada komponen inti PHP yang berkaitan dengan pengelolaan memori dan penanganan kesalahan sistem. Kerentanan tersebut dikenal dengan sebutan PHP2Shell.
Menurut Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), PHP2Shell berpotensi memungkinkan peretas mengakses berkas dan basis data server tanpa otorisasi. Ini termasuk tanpa menggunakan nama pengguna atau kata sandi.
Peretas dapat memanfaatkan kerentanan tersebut dengan mengirimkan permintaan khusus ke situs web untuk memicu kerusakan memori. Dalam kondisi tertentu, serangan memungkinkan peretas menjalankan perintah berbahaya hingga mengambil alih kendali server.
Kedua celah keamanan itu ditemukan oleh peneliti dengan bantuan teknologi AI. Teknologi ini memungkinkan analisis kode program dan identifikasi kerentanan secara lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
PHP Foundation menyatakan perbaikan kerentanan menjadi tantangan karena menyangkut komponen inti PHP. Perubahan pada bagian ini berisiko mengganggu kompatibilitas aplikasi, menurunkan kinerja sistem, serta memengaruhi berbagai ekstensi pihak ketiga.
Peringatan untuk segera memperbarui sistem
Menyusul temuan kerentanan keamanan, pengembang PHP merilis perbaikan pada Rabu (21/10). Pihaknya meluncurkan pembaruan sistem (patch) untuk memperbaiki masalah keamanan yang tersembunyi di perangkat lunak mereka selama bertahun-tahun.
NSA turut mengimbau semua organisasi yang menggunakan PHP untuk segera memperbarui sistem atau menonaktifkan sistem yang rentan. Peringatan serupa juga disampaikan otoritas di berbagai negara, seperti Jepang, Singapura, Australia, hingga Uni Eropa.
Demikian penjelasan mengenai apa itu PHP yang tengah menjadi sorotan usai ditemukan celah keamanan. Pastikan memperbarui sistem guna memberikan lapisan keamanan pada situs web.
FAQ seputar apa itu PHP
Fungsi PHP untuk apa? PHP berguna sebagai bahasa pemrograman untuk mengembangan situs web dinamis dan interaktif.
Apa bedanya PHP dan Python? Perbedaan utama PHP dan Python terletak pada fokus kegunaan, sintaksi, dan ekosistemnya.
Kenapa PHP masih dipakai? PHP masih banyak diandalkan untuk membangun dan mengembangkan ekosistem situs web berskala besar.
Mengapa celah keamanan PHP bisa berdampak pada berbagai situs? Kerentanan manajemen memori dan penanganan kesalahan terletak pada bagian inti PHP, sehingga dapat merusak infrastruktur sistem akibat akses tidak sah dari pihak ketiga.

















