Comscore Tracker
TECH

Jangan Terjebak Euforia, Berikut Daftar Pesohor Rilis Aset Kripto

Investor perlu menyelisik buku putih secara cermat.

Jangan Terjebak Euforia, Berikut Daftar Pesohor Rilis Aset KriptoShutterstock/Wit Olszewski

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – Sepanjang awal tahun ini, jagat media sosial Indonesia ramai dengan kabar sejumlah pesohor yang merilis aset kripto berupa token. Dalam menyikapi fenomena tersebut, investor sebaiknya tidak mudah terjebak euforia.

Terhangat, aktris Angel Lelga menambah daftar pesohor yang merilis aset kripto, menyusul nama-nama seperti Anang Hermansyah, Wirda Mansur, hingga pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) sekaligus COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan investor agar berhati-hati dalam menyikapi hype aset kripto lokal yang semakin tinggi belakangan ini.

Dia mengingatkan calon investor untuk memilih secara cermat aset kripto lokal sebagai salah satu instrumen investasi. Menurutnya, pemilihan kripto lokal bisa dilihat dari buku putih atau whitepaper, dokumen yang menjelaskan profil serta kinerja tim pengembang kripto, model bisnis, teknologi dan skalabilitas sistem blockchain, dan skema pengumpulan dana dari investor.

"Whitepaper harus menyertakan rencana pengembangan untuk 1-2 tahun ke depan, dan juga paling tidak versi beta-launch. Jika beberapa proses yang dituliskan dalam roadmap sudah terselesaikan, pastikan untuk menjelaskannya dalam whitepaper, hal ini akan menjadi bahan pertimbangan positif oleh para investor," kata Teguh dalam keterangan resmi, seperti dikutip, Senin (7/3).

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) meminta masyarakat berinvestasi pada koin atau jenis aset kripto yang telah ditetapkan melalui peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020. Lembaga itu telah menentukan 229 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik. Aset yang belum terdaftar tidak dapat diperdagangkan di Indonesia.

Berikut sejumlah pesohor yang merilis kripto.

1. Angel Lelga

Angel Lelga merilis aset kripto dengan jenama Angel Token, Selasa (1/3). Dalam proyek ini, aktris tersebut berperan sebagai Chief Executive Officer (CEO) dengan dibantu sejumlah pengembang.

Dalam situs resminya, Angel Token nantinya akan diluncurkan di Pancakeswap usai tahap presale selesai.

Whitepaper Angel Token menunjukkan utilitas dari aset kripto tersebut, yaitu: Angel Swap, Angel Launchpad, Angel NFT Market, Angel Wallet, dan Angel Blockchain.

2. Lesti Kejora dan Rizky Billar

Pasangan artis muda Lesti Kejora dan Rizky Billar baru saja membikin aset kripto bernama Leslar Coin. Pada Minggu (6/3), mereka mengeklaim telah berhasil menjual koin tersebut dalam private sale mencapai 2.000 Binance Coin (BNB) atau setara Rp10,65 miliar.

Dalam akun instagram @leslarmetaverse, terlihat kripto tersebut dijual di platform pertukaran Pancake Swap dengan Trust Wallet sebagai dompet.

Selain merilis koin, mereka juga bakal mengembangkan proyek seperti Leslar NFT (non-fungible token). Sejumlah proyek itu bakal menjadi bagian dari Leslar Metaverse.

3. Wirda Mansur

Wirda Mansur, anak dari pendakwah Yusuf Mansur, turut berencana menerbitkan aset digital serupa, Selasa (15/2).

Melalui akun Instagram pribadinya, Wirda Mansur mengumumkan perilisan token kripto I-COIN. Rencananya, I-COIN akan berkembang dengan sejumlah utilitas seperti metaverse, gim, dan lokapasar NFT.

Dalam akun @icoin.id, I-COIN telah terdaftar di sejumlah platform, seperti Pancake Swap, Coin Gecko, dan Nomics.

4. Anang Hermansyah

Anang Hermansyah, pemusik yang pernah menjadi anggota DPR RI, disorot media massa karena token kripto miliknya, ASIX, tidak termasuk dalam daftar 229 aset kripto yang boleh diperdagangkan oleh Bappebti. 

Belakangan, Anang mengatakan, token tersebut bukan dilarang diperdagangkan, tapi belum bisa diperjualbelikan pada platform pertukaran kripto di Indonesia. Pada awalnya, token tersebut tersedia di platform pertukaran Pancake Swap.

Token tersebut tengah dalam proses pendaftaran di platform pertukaran dalam negeri, dan nantinya juga bakal berkembang ke utilitas gim dan lokapasar NFT.

Related Articles