Jakarta, FORTUNE - PT Multipolar Technology Tbk mendorong pelaku bisnis mengorkestrasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke dalam sistem inti enterprise. Integrasi ini menjadi landasan dalam menghadapi era Frontier AI serta memastikan nilai bisnis terukur dan aman.
Kebutuhan orkestrasi AI mengemuka dalam Data & AI Forum 2026 bertema “Orchestrating Intelligence at the Heart of the Enterprise” di Bali. Data Markets&Markets mencatat pasar orkestrasi AI global diperkirakan tumbuh dari US$11,02 miliar pada 2025 menjadi US$30,23 miliar pada 2030.
Director Account Management FSI and Commercial Multipolar Technology, Herryyanto, menegaskan pentingnya menempatkan AI sebagai bagian dari ekosistem operasional secara menyeluruh.
“Pendekatan ini menempatkan AI bukan sekadar sebagai model atau aplikasi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai sebuah sistem terpadu yang melibatkan data, platform, infrastruktur, keamanan, dan operasional bisnis,” kata Herryyanto dalam keterangan resmi, Kamis (22/10).
Integrasi sistem inti kian relevan seiring masuknya era Frontier AI, yakni kategori model AI dengan kapabilitas paling maju. Teknologi ini memiliki kemampuan dalam penalaran, pemrograman, perencanaan, hingga eksekusi tugas menggunakan perangkat.
Senior Vice President Multipolar Technology, Achmad Fakhrudin, menjelaskan peran AI berkembang dari sekadar asisten yang menjawab pertanyaan, copilot yang membantu pekerjaan, agent penyelesai tugas, hingga sistem multi-agent yang mengoordinasikan alur kerja (workflow). Kian mandiri AI bekerja, kebutuhan pemantauan dan pengawasan dari tim manusia menjadi makin penting.
Multipolar Technology mendorong penerapan AI Framework dan perspektif 360 derajat untuk menghubungkan data, aplikasi, infrastruktur, dan otomasi. Pengamanan, kepatuhan, dan ketahanan sistem diterapkan melintasi seluruh lapisan sejak awal rancangan.
Perusahaan juga mengenalkan pendekatan AI Data Command Graph. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami keterkaitan antarlapisan sistem AI enterprise, mulai dari platform data, integrasi, hingga operasional bisnis.
