Jakarta, FORTUNE - SpaceX dikabarkan sedang mendekati startup pengembang teknologi coding berbasis kecerdasan buatan (AI), Cognition AI Inc., dan mencari peluang akuisisi. Jika terealisasi, transaksi tersebut akan menjadi akuisisi besar kedua SpaceX dalam beberapa bulan terakhir sebagai strategi memperkuat posisi di tengah persaingan industri AI.
Dilansir dari Bloomberg, sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut, mengungkapkan pembicaraan mengenai akuisisi saat ini tidak lagi berlangsung. Namun, SpaceX dan Cognition masih berdiskusi mengenai peluang kerja sama, termasuk kemungkinan Cognition memanfaatkan kapasitas komputasi milik SpaceX.
Cognition memiliki valuasi US$26 miliar pada putaran pendanaan pada Mei 2026. Perusahaan juga telah melakukan pembicaraan awal dengan investor untuk memperoleh pendanaan baru dengan valuasi setidaknya US$40 miliar, menurut laporan Bloomberg News.
Namun, SpaceX maupun Cognition enggan memberikan tanggapan atas kabaar tersebut.
Ketertarikan SpaceX terhadap Cognition mencerminkan agresivitas Elon Musk dalam menggelontorkan investasi demei mengejar ketertinggalan dan memperkuat posisi di industri AI. SpaceX sebelumnya dikabarkan menyelesaikan akuisisi Cursor senilai US$60 miliar, startup yang berkembang pesat dan menjadi salah satu pemain penting dalam tren “vibe coding” di industri teknologi.
Cognition memiliki fokus yang serupa, yakni mengembangkan teknologi untuk mengotomatisasi berbagai pekerjaan rekayasa perangkat lunak.
Perusahaan milik Musk tersebut juga tengah mengembangkan perangkat AI yang lebih canggih untuk menyederhanakan berbagai pekerjaan, termasuk pemrograman. Bisnis AI Musk yang kini dikenal sebagai SpaceXAI masih tertinggal dari sejumlah pesaing dalam penetrasi pasar korporasi. Perusahaan tersebut juga telah melakukan serangkaian pemutusan hubungan kerja (PHK) dan restrukturisasi.
