Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
AMMAN Reklamasi 859,61 Hektare Lahan, Gencarkan Transisi Energi Hijau
AMMAN Reklamasi 859,61 Hektare Lahan/Dok AMMAN
  • AMMAN telah mereklamasi total 859,61 hektare lahan hingga akhir 2025, termasuk rekor tahunan terbesar Batu Hijau seluas 92,67 hektare sebagai bagian dari komitmen pengelolaan lingkungan.
  • Perusahaan memperkuat transisi energi hijau lewat PLTS 26,8 MWp yang menekan emisi 34.794 ton CO₂e dan pembangunan pembangkit listrik siklus gabungan berkapasitas 450 MW berbasis gas.
  • AMMAN juga fokus pada pengelolaan air melalui fasilitas desalinasi di Benete dan Sejorong serta pemanfaatan citra satelit untuk pemantauan lahan yang lebih akurat dan efisien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Upaya AMMAN mereklamasi ratusan hektare lahan dan memperkuat transisi energi bersih menunjukkan keseimbangan antara kinerja lingkungan dan profitabilitas. Dengan reklamasi terbesar dalam sejarah Batu Hijau, pengoperasian PLTS, serta pembangunan fasilitas desalinasi, perusahaan menegaskan komitmen nyata terhadap tanggung jawab ekologis tanpa mengabaikan keberhasilan finansial yang solid di awal 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE –PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) memastikan bisnis perusahaan berjalan sesuai regulasi, yang meningkatkan praktik pengelolaan lingkungan. Hingga akhir 2025, AMMAN telah mereklamasi 859,61 hektare lahan, termasuk capaian reklamasi tahunan terbesar dalam sejarah tambang tembaga dan emas, Batu Hijau, pada 2025 seluas 92,67 hektare. 

Head of Environment Department AMMAN, Jorina Waworuntu, menyatakan reklamasi ini mencakup proses panjang mulai dari penyelamatan tanah, penataan lahan, pengendalian erosi, penebaran tanaman penutup tanah, penanaman, hingga pemeliharaan.

“Lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Yang membuat sebuah sistem berjalan adalah orang-orang yang memiliki komitmen dan konsistensi,” kata Jorina melalui keterangan tertulis yang dikutip Jumat (26/6).

AMMAN juga terus memperkuat transisi menuju energi lebih bersih. Sejak 2022, PLTS berkapasitas 26,8 MWp telah beroperasi dan sepanjang 2025 membantu menghindari emisi sekitar 34.794 ton CO₂e.

Pada saat yang sama, perusahaan juga mengembangkan Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 450 MW yang menggunakan tenaga gas. 

Selain energi, pengelolaan air juga menjadi perhatian penting. Demi memperkuat ketahanan terhadap musim kemarau, AMMAN membangun fasilitas desalinasi di Benete dan Sejorong serta mengoptimalkan pemanfaatan kembali air dalam pengoperasian bisnisnya. 

Sementara itu, pemanfaatan citra satelit membantu perusahaan memantau perubahan kondisi lahan secara lebih cepat sehingga pengelolaan lingkungan dapat dilakukan secara lebih akurat dan berbasis data.

Jorina juga percaya faktor penentu tetaplah manusia. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dibangun melalui kebiasaan sehari-hari: menggunakan energi dan air secara bijak, mengurangi limbah, menjaga area kerja, serta mematuhi setiap prosedur lingkungan.

Ia sendiri secara rutin mengikuti kegiatan tahunan menanam pohon sebagai bentuk komitmen sederhanayang konsisten. Ia percaya seluruh upaya yang dilakukan ini ujungnya akan berdampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan bisnis. 

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) mengawali 2026 dengan catatan cemerlang. Emiten pertambangan ini membukukan laba bersih US$163 juta atau setara Rp2,8 triliun pada kuartal I-2026.

Editorial Team

Related Article