Jakarta, FORTUNE –PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) memastikan bisnis perusahaan berjalan sesuai regulasi, yang meningkatkan praktik pengelolaan lingkungan. Hingga akhir 2025, AMMAN telah mereklamasi 859,61 hektare lahan, termasuk capaian reklamasi tahunan terbesar dalam sejarah tambang tembaga dan emas, Batu Hijau, pada 2025 seluas 92,67 hektare.
Head of Environment Department AMMAN, Jorina Waworuntu, menyatakan reklamasi ini mencakup proses panjang mulai dari penyelamatan tanah, penataan lahan, pengendalian erosi, penebaran tanaman penutup tanah, penanaman, hingga pemeliharaan.
“Lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Yang membuat sebuah sistem berjalan adalah orang-orang yang memiliki komitmen dan konsistensi,” kata Jorina melalui keterangan tertulis yang dikutip Jumat (26/6).
AMMAN juga terus memperkuat transisi menuju energi lebih bersih. Sejak 2022, PLTS berkapasitas 26,8 MWp telah beroperasi dan sepanjang 2025 membantu menghindari emisi sekitar 34.794 ton CO₂e.
Pada saat yang sama, perusahaan juga mengembangkan Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 450 MW yang menggunakan tenaga gas.
Selain energi, pengelolaan air juga menjadi perhatian penting. Demi memperkuat ketahanan terhadap musim kemarau, AMMAN membangun fasilitas desalinasi di Benete dan Sejorong serta mengoptimalkan pemanfaatan kembali air dalam pengoperasian bisnisnya.
Sementara itu, pemanfaatan citra satelit membantu perusahaan memantau perubahan kondisi lahan secara lebih cepat sehingga pengelolaan lingkungan dapat dilakukan secara lebih akurat dan berbasis data.
Jorina juga percaya faktor penentu tetaplah manusia. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dibangun melalui kebiasaan sehari-hari: menggunakan energi dan air secara bijak, mengurangi limbah, menjaga area kerja, serta mematuhi setiap prosedur lingkungan.
Ia sendiri secara rutin mengikuti kegiatan tahunan menanam pohon sebagai bentuk komitmen sederhanayang konsisten. Ia percaya seluruh upaya yang dilakukan ini ujungnya akan berdampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan bisnis.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) mengawali 2026 dengan catatan cemerlang. Emiten pertambangan ini membukukan laba bersih US$163 juta atau setara Rp2,8 triliun pada kuartal I-2026.
