Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Anak Usaha Tugu Insurance, Pratama Raup Laba Rp95,1 Miliar pada 2025
RUPST Pratama/Dok Pratama
  • PT Pratama Mitra Sejati mencatat laba bersih Rp95,1 miliar pada 2025, naik 13,01 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp84,2 miliar.
  • Pertumbuhan positif didorong oleh bisnis utama di segmen jasa sewa kendaraan ‘Tugu Rent’ dan ruang kantor ‘Wisma Tugu’, dengan pendapatan usaha mencapai Rp443,8 miliar.
  • Perusahaan memperkuat operasional dan memperluas pasar ke BUMN, BUMD, serta swasta multinasional sambil menerapkan manajemen risiko dan penguatan brand untuk mendukung kebutuhan mobilitas pelanggan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – PT Pratama Mitra Sejati (Pratama), anak usaha PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance), mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih senilai Rp95,1 miliar, tumbuh 13,01 persen (Year-on-Year/YoY) dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 84,2 miliar.

Capaian positif tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan. Pertumbuhan laba ini ditopang oleh kinerja bisnis utama perusahaan yang bergerak pada segmen jasa sewa kendaraan melalui brand "Tugu Rent" serta segmen pengelolaan ruang kantor lewat "Wisma Tugu".

"Sepanjang tahun 2025, di tengah dinamika ekonomi makro yang menantang, Pratama tetap menunjukan proforma keuangan yang positif," ujar Presiden Direktur Pratama, Quartantyo Wijanarko, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (5/6).

Selain laba bersih, pendapatan usaha perseroan juga menunjukkan kenaikan. Pratama membukukan pendapatan Rp 443,8 miliar atau tumbuh 3,68 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp428,1 miliar.

Dalam menjalankan strategi bisnisnya, Quartantyo menegaskan perseroan terus memperkuat sisi operasional dan memperluas jangkauan pasar. Fokus ekspansi menyasar segmen korporasi mulai dari lingkup BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta multinasional.

Menurutnya, diversifikasi segmen klien ini mencerminkan peran vital Pratama dalam menyediakan ruang kerja yang produktif, baik bagi pelanggan korporasi maupun individu.

Ke depan, perseroan berkomitmen untuk menghadapi tantangan bisnis dengan menerapkan manajemen risiko yang ketat. Penguatan brand perusahaan juga menjadi agenda strategis guna mendukung kebutuhan mobilitas dan operasional pelanggan secara berkelanjutan.

Editorial Team

Related Article