BUSINESS

5 Tantangan Bisnis Franchise dan Tips Menghadapinya

Bisnis franchise tak semudah kelihatannya.

5 Tantangan Bisnis Franchise dan Tips Menghadapinyailustrasi franchise (unsplash.com/Arturo Rey)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

17 October 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Menjalankan bisnis franchise adalah salah satu pilihan menarik bagi Anda yang baru mulai mendalami dunia usaha. Meski relatif lebih mudah dibandingkan membangun sebuah brand dari awal, model franchise juga memiliki beragam tantangan.

Bisnis franchise atau disebut juga dengan waralaba, menurut Investopedia, merupakan salah satu model lisensi bisnis, di mana pebisnis bisa menggunakan pengetahuan bisnis, proses, sampai merek dagang yang sudah dibangun lebih dulu oleh pemilik merek tersebut.

Dengan demikian, pebisnis yang memegang lisensi berhak untuk menjual produk atau layanan di bawah nama bisnis yang sudah dibesarkan sebelumnya oleh pemegang resmi merek dagang. Sebagai imbal balik, pebisnis yang menjalankan bisnis franchise biasanya membayar kepada pemilik merek dagang, berupa biaya awal pembentukan bisnis, atau lisensi tahunan, tergantung kesepakatan.

Meski terlihat sederhana dan mudah dijalankan, namun banyak hal yang menjadi tantangan dan perlu diperhatikan dalam mendirikan sebuah bisnis franchise.

Mengutip modalrakyat.id, berikut ulasan tentang sejumlah tantangan yang harus siap dihadapi para pebisnis franchise.

1. Kesepakatan dengan franchisor

Pemilik merek dagang disebut juga sebagai franchisor.

Perhatikan detil kesepakatan antara Anda dan pemilik merek dagang. Perjanjian yang baik harus memiliki kejelasan sejak awal kerja sama, agar seluruh pihak nyaman dan bisnis bisa berjalan lancar.

Persiapkan diri Anda dan lakukan antisipasi jika sewaktu-waktu franchisor mulai mengatur dengan ketat, sementara Anda juga perlu mempertimbangkan bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan franchisor. Hal ini perlu disepakati di awal, supaya di kemudian hari, bisnis bisa terus berjalan, berkembang, bahkan sama-sama saling menguntungkan.

2. Dana membangun bisnis

Perlu diingat, memulai bisnis franchise tidak menjamin Anda langsung untung di awal-awal pembukaan bisnis.

Tak hanya tentang modal, tapi juga persiapan dana untuk menutup kerugian bila sewaktu-waktu terjadi. Selain dana pribadi atau investor, Anda juga perlu memikirkan sumber lain untuk mendapatkan dana tambahan, seperti lembaga peminjaman, misalnya.