BUSINESS

ASEAN-BAC Bakal Fasilitas Investor Kanada Dengan Ekosistem DIgital

ASEAN-BAC juga dorong kerja sama Kanada dengan Indonesia.

ASEAN-BAC Bakal Fasilitas Investor Kanada Dengan Ekosistem DIgitalKunjungan delegasi ASEAN-BAC ke Kanada. (dok. ASEAN-BAC)
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) bakal memfasilitasi para investor dari Kanada untuk terhubung dengan ekosistem digital di Asia Tenggara–mulai dari startup, pengembangan teknologi, hingga infrastruktur digital.

Wakil Ketua ASEAN-BAC, Bernardino Vega, mengatakan investasi di bidang digital adalah salah satu target dalam kunjungan delegasi ASEAN-BAC ke Kanada.

Adapun potensi kerja sama yang bisa dibangun, antara lain pada program program pelatihan, dan inisiatif berbagi pengetahuan antar bisnis, lembaga penelitian, dan hub teknologi di negara-negara ASEAN maupun Kanada.

"Kami siap mendidik tenaga kerja terampil di bidang teknologi digital serta mendorong inovasi lintas budaya. Diperlukan insight mengenai kerangka hukum, kepatuhan pada aturan, dan tren industri yang berlaku di setiap negara. Pelaku bisnis di ASEAN harus memiliki kemampuan untuk menavigasi kompleksitas transformasi digital secara efektif," ujar Dino dalam keterangan tertulis, Selasa (26/7).

Kerja sama dengan Indonesia

Dalam roadshow di Kanada, selain mendorong optimalisasi kerjas sama ekonomi ASEAN - Kanada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), ASEAN-BAC yang dipimpin Indonesia juga mendukung kekerja sama Indonesia - Canada CEPA (ICA-CEPA), khususnya di bidang teknologi digital. "Agar aktivitas perdagangan antara ASEAN dan Kanada dan Kanada dengan Indonesia bisa terus terjalin baik dan semakin meningkat," ujar Dino.

Diperolehnya ratifikasi ICA-CEPA, diharapkan kerja sama Indonesia dan Kanada terus meningkat, khususnya dalam perdagangan dan investasi di bidang seperti ekonomi digital, barang yang bernilai tambah dari pertambangan, hingga sektor pendidikan.

Keterlibatan perusahaan swasta seperti Astra International, Indika Energy, hingga Sinar Mas ikut membantu transformasi digital.

Data Kementerian Perdagangan mencatat, kerja sama Indonesia Kanada telah mencapai US$4,28 miliar. Komoditas ekspor utama Kanada ke Indonesia seperti sereal tercatat senilai US$511,37 juta, sementara komoditas utama Indonesia ke Kanada adalah karet dengan nilai US$195,34 juta.

Mitra penting

Ketua ASEAN-BAC, Arsjad Rasjid, mengatakan Kanada adalah mitra penting ASEAN di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi. 

"Kanada tahun lalu tercatat sebagai investor asing peringkat ke-15 di Indonesia. Investasi Kanada di Indonesia selama kurun waktu 2018-2022 tercatat sebesar US$964,5 juta yang tersebar di 761 proyek. Ini patut diapresiasi," ujar Arsjad.

Berkenaan dengan selesainya putara kelima perundingan ASEAN-Canada Free Trade Agreement (ACAFTA) di awal Juni lalu, Arsjad menyebut sejumlah kemajuan substantif pada 19 isu perdagangan barang, jasa, dan investasi sudah terwujud. “Saya optimistis perundingan ini akan rampung pada tahun ini,” katanya.