BUSINESS

Economies of Scale: Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Keuntungan

Berkaitan dengan proses produksi dan efisiensi biaya.

Economies of Scale: Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Keuntunganilustrasi vendor (unsplash.com/Jezael Melgoza)
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Dalam sebuah bisnis, banyak faktoryang harus dipertimbangkan, salah satunya adalah economies of scale atau skala ekonomi sebagai strategi dalam menjalankan lini produksi.

Economies of scale menjadi salah satu faktor penting karena kegiatan produksi sangat berkaitan dengan anggaran perusahaan. Konsep economies of scale memiliki keterkaitan dengan strategi perusahaan dalam menurunkan biaya produksi per unit produk pada suatu perusahaan di saat volume produksi meningkat.

Mengutip beberapa sumber, berikut ini ulasan singkat tentang konsep economies of scale.

Pengertian

Melansir Investopedia, economies of scale adalah keuntungan biaya yang diperoleh perusahaan ketika produksi menjadi efisien. Perusahaan dapat mencapai skala ekonomi dengan meningkatkan produksi dan menurunkan biaya.

Banyak yang berpikir jika jumlah produksi meningkat maka biaya produksi pun akan meningkat. Padahal, dalam economies of scale, yang terjadi justru sebaliknya. Semakin besar volume produksi, maka semakin rendah juga biaya produksi per unit.

Hal ini terjadi karena biaya tersebar di sejumlah besar barang. Sementara itu, biaya dapat bersifat tetap dan variabel. Dengan memahami konsep ini, maka perusahaan dapat melakukan penghematan biaya sembari meningkatkan keunggulannya dalam penjualan. Kegiatan produksi lebih efisien, sehingga produk dapat dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan para pesaing, dan konsumen pun bisa lebih tertarik.

Faktor penyebab

Menurut Ekrut, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya economies of scale dalam kegiatan produksi, yakni:

  1. Teknologi produksi yang canggih
  2. Spesialisasi tenaga kerja yang mendukung penggunaan teknologi canggih
  3. Banyaknya permintaan dari pemasok
  4. Pembelian bahan baku dalam jumlah besar, sehingga harganya lebih murah
  5. Pembelian iklan yang lebih mahal
  6. Kemampuan perusahaan dalam membagi anggaran bisnis

Related Topics