BUSINESS

Mengenal Solopreneur dan Perbedaannya Dengan Entrepreneur

Sekilas mirip tapi keduanya berbeda cukup signifikan.

Mengenal Solopreneur dan Perbedaannya Dengan EntrepreneurPelaku UMKM kuliner dengan produk krupuk. (dok. PNM)
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Istilah entrepreneur atau wirausahawan mungkin tak asing didengar masyarakat maupun pelaku bisnis. Namun, ada satu istilah lain yang lebih spesifik dan masih terasa asing, yakni solopreneur.

Meski entrepreneur lebih populer di tengah masyrakat, tapi solopreneur sebenarnya lebih relevan dengan pengusaha ingin memulai bisnis secara mandiri, tanpa ada tambahan staf.

Meski sekilas kedua istilah ini terdengar mirip, namun ada beberapa hal yang membedakannya cukup signifikan. Melansir beberapa sumber, berikut ini ulasan mengenai solopreneur. 

Pengertian

Ilustri UMKM/ Shuterstock Andri Wahyudi

Melansir Indeed, solopreneur adalah orang yang membangun, memiliki, atau mengelola bisnis tanpa memiliki karyawan dan bertanggung jawab menjalankan bisnis yang ia dirikan secara mandiri.

Dengan demikian, bila bisnis tersebut menguntungkan, maka ia akan untung seorang diri. Sebaliknya, bila bisnis tersebut merugi atau akhirnya bangkrut, ia pun hanya perlu bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Sederhanyana, seorang solopreneur akan menjadi pimpinan untuk usahanya, bekerja untuk dirinya sendiri, dengan berbagai fleksibilitas dan fasilitas yang ia nikmati sendiri, termasuk sukses atau tidaknya bisnis tersebut berjalan.

Sebuah riset yang dikutip dari PRNewswire menyebut, setiap tahunnya semakin banyak orang yang memutuskan menjadi solopreneur. Sekitar 82 persen pekerja global merasa lebih bahagia bekerja sendiri daripada berada di perusahaan. Kepuasan yang tinggi tampakanya jadi daya tarik pilihan ini. Apalagi bila bisnis tersebut terkait dengan hobi atau kegiatan yang menyenangkan.

Perbedaan solopreneur dan entrepreneur

Pelaku UMKM dengan produk jaket kulit.Pelaku UMKM dengan produk jaket kulit. (dok. PNM)