Comscore Tracker
BUSINESS

Pertamina Klaim Stok Solar Aman, SPBU Terpantau Tak Lagi Ada Antrean

Direksi Pertamina inspeksi sejumlah SPBU.

Pertamina Klaim Stok Solar Aman, SPBU Terpantau Tak Lagi Ada AntreanFoto udara sejumlah truk antre untuk mengisi bahan bakar solar bersubsidi di SPBU Jalan Lingkar Selatan, Jambi, Sabtu (2/4). (ANTARAFOTO/Wahdi Septiawan)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

 Jakarta, FORTUNE – PT Pertamina (Persero) mengatakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama solar subsidi dalam kondisi aman. Ketersediaan solar subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pun disebut mencukupi dan tak terjadi antrean berarti. 

Berdasarkan pantauan Fotune Indonesia di beberapa SPBU tak terjadi antrean kendaraan untuk mengisi solar. Hal itu dibenarkan petugas salah satu SPBU Pertamina di kawasan Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Rian, salah satu petugas SPBU mengatakan, sejak kemarin tidak ada antrean panjang di jalur pengisian BBM solar subsidi bahkan ketika isu kelangkaan solar merebak.

“Stoknya juga aman sih. Seandainya kosong, paling hanya satu atau dua jam, terus stok datang lagi,” ujarnya saat diwawancarai Fortune Indonesia, Senin (4/4).

Hal senada juga disampaikan oleh Susi, Manager SPBU Pertamina di daerah Cipayung, Jakarta Timur. “Sejauh ini, stok solar subsidi aman, tidak ada kendala,” ucapnya, Senin (4/4).

Namun, seorang petugas di SPBU tersebut menyampaikan antrean di jalur solar subsidi masih terjadi teritama di jam tertentu.

“Biasanya mulai jam 11 siang sampai jam 2 siang lah kira-kira,” katanya. 

Masyarakat tidak perlu panik

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (kanan) berbincang dengan operator SPBU saat melakukan sidak di SPBU By pass Soekarno Hatta Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (3/4).

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, saat memantau penjualan BBM di SPBU Pertamina Simpang Bandara SMB II Palembang, Minggu (3/4), berharap masyarakat tidak panik terkait ketersediaan BBM solar. 

Dia juga meminta masyarakat tidak perlu lagi antre panjang. Pertamina sudah mendapat jaminan pasokan dari pemerintah untuk tetap mengawal ketersediaan BBM di masyarakat, baik untuk kelompok subsidi maupun non-subsidi.

Di beberapa daerah, Pertamina sampai menambah pasokan hingga 75 persen dari biasanya. “Maka dari itu bersama dengan semua stakeholder kita bersama-sama memantau pendistribusian BBM agar bisa sampai dan terealisasikan dengan baik,” ujar Nicke seperti dikutip dari laman Pertamina (4/4).

Angkutan barang diimbau untuk tak lagi buru BBM solar subsidi

Sejumlah kendaraan mengantre di salah satu stasion pengisian bahan bakar umum (SPBU) lintas Nasional Lhokseumawe, Aceh. (30/3).

Nicke mengimbau para pelaku angkutan barang untuk tak lagi memburu BBM solar subsidi, hingga mengantre panjang di SPBU agar tangki yang terisi penuh. Situasi panic buying, menurutnya hanya akan menimbulkan masalah yang mengganggu banyak sektor.

Pertamina, menurut Nicke, akan selalu memantau secara real time setiap stok di SPBU. Bahkan, dengan memanfaatkan sistem digital untuk menghindari kekosongan BBM.

Bila ada yang kosong, maka pihaknya akan segera mengontak pengelola untuk segera mengajukan Delivery Order (DO). “Bisa dilihat sendiri, antrean yang terjadi pada bulan lalu (untuk wilayah Sumsel), kini sudah tidak ada dan sudah terurai,” ujarnya.

Direksi Pertamina linspeksi serentak

Direksi Pertamina adakan inspeksi serentak di sejumlah wilayah Indonesia.

Guna memastikan pasokan BBM–termasuk solar–di bulan Ramadan, Direksi Pertamina Group melakukan inspeksi di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Direksi Pertamina memberikan arahan langsung sekaligus apresiasi bagi awak mobil tangki (AMT) dan operator SPBU yang bertugas.

“Kita memastikan suplai BBM berjalan dengan baik menjelang bulan Ramadan,” katanya.

Related Articles