BUSINESS

Toba Caldera Resort Dapat Tambahan Investasi Rp600 Miliar

Terjadi usai UNESCO beri kartu kuning ke pengelola kawasan.

Toba Caldera Resort Dapat Tambahan Investasi Rp600 MiliarSalah satu resor yang ada di kawasan Geopark Kaldera Toba. (dok. Kemenparekraf)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

27 November 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT) mengungkapkan bahwa Toba Caldera Resort mendapatkan dua tambahan investor yang siap menaruh total biaya Rp600 miliar.

Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan, mengatakan tambahan biaya tersebut adalah bagian dari total Investasi Toba Caldera Resort, baik yang sudah berjalan maupun yang masih berproses.

"Apabila ditotal semua investasi yang didapat mencapai Rp2 triliun," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Senin (27/11).

Tambahan investasi datang dari dua investor, yakni TOCA Resort, yang akan membangun fasilitas tambahan akomodasi sebanyak 20 unit dengan nilai Rp100 miliar; serta Mitra Jaya yang masuk dengan investasi Rp500 miliar, untuk membangun fasilitas akomodasi ramah lingkungan, pada pertengahan 2024.

Terus berkembang

Kawasan Geopark Kaldera Toba.Kawasan Geopark Kaldera Toba. (dok. Kemenparekraf)

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan salah satu yang menarik bagi para investor adalah pengembangan pariwisata hijau.

“Pariwisata hijau saat ini banyak sekali permintaannya. Bukan lagi tipe pembangunan-pembangunan yang masif dari segi struktur, tapi menyatu dengan alam,” katanya.

Sandiaga mengatakan tahun ini kunjungan wisatawan ke Toba Caldera Resort telah mencapai 300.000, dan pihaknya optimistis jumlahnya akan terus meningkat menyusul fasilitas akan terus ditambah. 

Selain itu, kata Sandiaga, berbagai ajang internasional, seperti Aquabike Jetski dan Asia Pacific Rally Championship (APRC), akan berdampak positif pada kunjungan wisatawan, yang diproyeksi hingga empat kali lipat dalam satu hari.

“Pemerintah terus membangun jalan, pelabuhan, dan bandara. Ini Bandara Sibisa juga kita bangun, sebentar lagi selesai. Jalan tol juga akan sampai Parapat. Suatu saat, ini semua akan terhubung, konektivitasnya dipastikan berkelas internasional,” ujar Sandiaga.

Kartu kuning

Menparekraf, Sandiaga S. Uno.Menparekraf, Sandiaga S. Uno. (Tangkapan layar)