Jakarta, FORTUNE - PT Eastspring Investments Indonesia mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Webull Sekuritas Indonesia, Selasa (26/5).
Melalui kemitraan tersebut, Webull Indonesia akan menjadi mitra distribusi resmi untuk memasarkan produk-produk unggulan reksa dana Eastspring Indonesia, di antaranya: Eastspring Investments Alpha Navigator, Eastspring Investments IDR High Grade, Eastspring Investments Yield Discovery, Eastspring Syariah Fixed Income Amanah, dan Eastspring IDX ESG Leaders Plus.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan kemitraan antara Presiden Direktur Eastspring Indonesia, Sulystari Rizal dan Presiden Direktur Webull Indonesia, Herol Sambul. "Bersama dengan Webull Indonesia, kami mendukung lebih banyak investor dalam membangun masa depan keuangan mereka melalui investasi yang dikelola secara profesional," kata Sulystari dalam keterangan resmi, Selasa.
Kedua pihak optimis kolaborasi tersebut akan memberikan nilai tambah bagi para investor, khususnya nasabah Webull Indonesia yang kini memiliki akses lebih mudah terhadap produk reksa dana. Selain itu, kerjasama ini juga membuka peluang untuk pengembangan program edukasi investasi bersama guna meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.
"Kemitraan dengan Eastspring Indonesia sejalan dengan visi kami dalam menyediakan akses investasi yang lebih beragam dan berkualitas bagi nasabah," ujar Herol.
Per 31 Maret 2026, Eastspring Indonesia mencatatkan dana kelolaan lebih dari Rp71,59 triliun, yang meliputi reksa dana dan kontrak pengelolaan dana. Saat ini, perusahaan mengelola 21 produk reksa dana, mencakup: 2 reksa dana saham, 3 reksa dana pendapatan tetap, 1 reksa dana pasar uang, 2 reksa dana indeks, 6 reksa dana terproteksi, dan 7 reksa dana syariah.
Produk-produk manajer investasi milik Grup Prudential itu dipasarkan oleh 28 mitra distribusi yang terdiri dari bank, sekuritas, dan aplikasi investasi.
Sementara itu, Webull Indonesia merupakan bagian dari Webull Corporation, platform trading global yang melayani lebih dari 26 juta pengguna di 14 negara.
