Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Purbaya Buka Kans Insentif, Ada Opsi Pembebasan Pajak Reksa Dana

Purbaya Buka Kans Insentif, Ada Opsi Pembebasan Pajak Reksa Dana
Konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4).

Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang memberi insentif bagi pasar modal di masa depan. Salah satu opsinya, pembebasan pajak atas keuntungan modal (capital gain) dari penjualan aset reksa dana.

Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui setelah konferensi pers acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026, Senin (27/4) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Pendapatan dari situ [investasi reksa dana] bisa saja dibebaskan pajaknya. Tujuannya supaya masyrakat masuk ke sistem reksa dana kan," katanya kepada pers.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menambahkan, opsi lain insentif yang bisa diberikan adalah pengurangan biaya awal.

"Itu insentif-insentif pengurangan biaya pengelolaan atau biaya jasa pengelolaan itu kan juga jadi sumber utama penguarangan risiko investasi," kata Hasan.

Kendati demikian, peluang pemberian insentif itu akan dipengaruhi oleh hasil implementasi program PINTAR dalam beberapa waktu ke depan.

"Kalau nanti programnya jalannya bagus, let's say 6 bulan dari sekarang, bolehlah datang ke saya minta insentif," kata Purbaya.

Sebagai konteks, itu adalah inisiatif yang mendukung pembelian reksa dana berkala (bulanan) untuk memperdalam pasar modal domestik. Salah satu target utamanya adalah generasi muda di bawah 30 tahun. Dalam program itu, produk reksa dana akan dikelola Manajer Investasi (MI) berpengalaman yang berpartisipasi.

"Ini adalah salah saatu langkah untuk memperdalam pasar modal kita dalam pengertian banyak, akan lebih banyak investor domestik yang bermain sehingga pasar modal kita tidak gampang digoyang oleh orang-orang asing yang iseng, yang tidak suka kita selama fundamental ekonomi kita baik," jelas Purbaya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

ETF Emas Ditarget Rilis Juni, OJK: 3 MI Sedang Susun Prospektus Produk

27 Apr 2026, 16:26 WIBMarket