Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

ETF Emas Ditarget Rilis Juni, OJK: 3 MI Sedang Susun Prospektus Produk

ETF Emas Ditarget Rilis Juni, OJK: 3 MI Sedang Susun Prospektus Produk
Konferensi pers OJK, BEI, KSEI, dan KPEI di Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/2).

Jakarta, FORTUNE - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan saat ini ada 3 Manajer Investasi (MI) yang tengah mempersiapkan profil produk reksa dana ETF emas.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon sekaligus Anggota Dewan Komisioner, OJK, Hasan Fawzi, mengatakan, para MI itu sedang mengolah dan menyusun profil prospektus instrumen tersebut.

"[Jadwal peluncurannya] tetap sesuai target. Kami coba [juga] dorong lebih awal ya, karena sebetulnya momentumnya kan masih baik ya," kata Hasan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4).

Katalisnya adalah pengembangan bank emas atau bullion bank oleh pemerintah melalui PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Ditambah lagi dengan adanya volatilitas pasar yang berlangsung karena faktor global dan domestik saat ini, yang dapat menciptakan peluang bagi instrumen investasi alternatif seperti ETF emas.

"Dengan underlying komoditas yang dikenal secara baik oleh publik, yaitu emas, kita harapkan diminati. ETF emas ini ada keunggulannya, bisa diperdagangkan setiap saat, melalui perdagangan di bursa, [lalu] emasnya akan dismpan di dalam kustodian," jelas Hasan.

Sebelumnya, ETF emas ditargetkan rilis pada akhir Juni 2026. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan, perilisannya masih menanti kesiapan dari para MI yang menyatakan minat menjadi MI penyedia ETF emas.

"Yang menyampaikan ketertarikan ada lebih dari 10 MI," ujar Kautsar dalam keterangan tertulis kepada Fortune Indonesia (20/4).

Salah satu yang telah mengumumkan rencana terkait penawaran ETF emas adalah PT BRI Manajer Investasi (BRI-MI). Dalam keterangan resmi pada Desember 2025, BRI-MI menjelaskan, pengembangan ETF emas dilakukan melalui kolaborasi tiga mitra strategis, yakni PT Pegadaian, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Mandiri Sekuritas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

PGAS Ungkap Strategi di Balik Lonjakan Laba Kuartal I-2026

27 Apr 2026, 16:43 WIBMarket