Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

BEI: 10+ Manajer Investasi Nyatakan Minat Tawarkan ETF Emas

BEI: 10+ Manajer Investasi Nyatakan Minat Tawarkan ETF Emas
Ilustrasi emas (pexels.com/Robert Lens)

Jakarta, FORTUNE - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan untuk merilis produk exchange-traded fund (ETF) emas pada akhir Juni 2026.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan, peluncuran produk itu masih menunggu kesiapan dari para Manajer Investasi (MI) yang mengajukan minat untuk menjadi penyedia ETF emas.

"Yang menyampaikan ketertarikan ada lebih dari 10 MI," kata Kautsar kepada Fortune Indonesia, dikutip Selasa (21/4).

Salah satu yang telah mengumumkan rencana terkait penawaran ETF emas adalah PT BRI Manajer Investasi (BRI-MI). Dalam keterangan resmi pada Desember 2025, BRI-MI menjelaskan, pengembangan ETF emas dilakukan melalui kolaborasi tiga mitra strategis, yakni PT Pegadaian, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Mandiri Sekuritas. PT Pegadaian berperan sebagai penyedia dan kustodi emas, CIMB Niaga sebagai bank kustodian, dan Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan.

Sebelumnya, Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK), M. Maulana, mengatakan, saat ini ETF emas masih dalam tahap penggodokan dan koordinasi lintas pelaku industri.

"Kami selalu berkoordinasi dengan MI-nya, termasuk juga dengan Kemenko, yang mengawal ekosistem bank bullion. Kemudian untuk pengembangan ETF ini. Kemenko ini juga membantu koordinasi dengan institusi-institusi lain, seperti pajak dengan Kementerian Keuangan," jelas Maulana saat ditemui di gedung BEI, Senin (20/4).

Para pihak yang terlibat dalam koordinasi, mencakup: lembaga keuangan, bank kustodian, dan bank bullion. Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia disebut akan ikut andil dalam ekosistem bank bullion bagi ETF emas.

Dasar hukum instrumen tersebut adalah POJK Nomor 2 Tahun 2026. "Jadi ini salah satu usaha OJK untuk memperdalam pasar Indonesia. Tentu saja kita berharap ini menjadi salah satu pendorong untuk meningkatkan jumlah investor dan investasi di pasar modal." kata Maulana lagi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Mirae Asset Soal Putusan MSCI: Risiko-Skenario Terburuk Tidak Terjadi

21 Apr 2026, 18:02 WIBMarket