BUSINESS

Penjualan Mobil Dua Raksasa Otomotif Jerman Naik Pesat di Kuartal II

Mobil listrik dan kendaraan premium topang penjualan.

Penjualan Mobil Dua Raksasa Otomotif Jerman Naik Pesat di Kuartal IIMercedes-Benz EQB. (Fortuneidn/Bayu)

by Ekarina

11 July 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Penjualan Mercedes-Benz Group pada kuartal II 2023 naik 6 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi 515.700 kendaraan. Kenaikan ini ditopang oleh permintaan kendaraan listrik dan kendaraan segmen atas. 

Dilansir dari Reuters, produsen otomotif asal Jerman ini membukukan pertumbuhan penjualan di semua pasar utama produsen mobil, seperti Eropa, Asia, dan Amerika Utara dengan rincian pengiriman di Jerman tumbuh  23 persen, diikuti Cina 12 persen dan Amerika Serikat naik 6 persen.

Di seluruh dunia, penjualan kuartal kedua turun 12 persen menjadi 20.700 kendaraan.

Kendaraan listrik menjadi pendorong utama pertumbuhan di kuartal kedua, dengan penjualan mobil penumpang tumbuh 123 persen, mencapai 56.300 unit. Segmen atas- yang mencakup model seperti AMG, Maybach dan G-class - juga membukukan pertumbuhan solid sebesar 12 persen pada periode tersebut.

Penjualan BMW

Tak hanya Mercedes Benz Group, produsen otomotif Jerman lain, BMW Group juga membukukan pertumbuhan penjualan kuartal kedua. Menurut situs resminya, BMW Group mengirimkan total 88.289 kendaraan BMW dan MINI elektrik sepanjang kuartal kedua 2023 – sekaligus menggandakan penjualan mobil listrik bertenaga baterai (BEV) dari periode yang sama tahun lalu  sebesar 117,5 persen.

“Perkembangan penjualan yang kuat secara umum dan khususnya untuk kendaraan full-electric ini menunjukkan, kami memiliki produk yang tepat di pasar pada waktu yang tepat. BMW Group akan melanjutkan kesuksesan peningkatan mobilitas elektronik berkecepatan tinggi di paruh kedua tahun ini, ”kata Anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab untuk Pelanggan, Merek, dan Penjualan, Pieter Nota dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (11/7). 

 “Kami memenangkan pelanggan di seluruh dunia dengan rangkaian produk kami yang muda dan menarik. Karena penawaran kami yang beragam – mulai dari mesin pembakaran yang sangat efisien hingga model yang sepenuhnya elektrik – kami menangani beragam kebutuhan pelanggan di seluruh dunia dengan cara yang ideal,” ujarnya.

Secara keseluruhan, BMW Group mengirimkan total 626.726 kendaraan BMW, MINI dan Rolls-Royce kepada pelanggan pada kuartal kedua, tumbuh secara tahunan 11,3 persen. Sedangkan untuk semester pertama 2023, total penjualan BMW Group naik 4,7 persen menjadi 1.214.864 unit .

Pada kuartal II, brand BMW mengirimkan 553.369 kendaraan, naik 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya disokong sejumlah jajaran produknya. Kendaraan elektrik mencatat pengiriman lebih dari dua kali lipat dari periode yang sama 2022  atau naik 150,7 persen.

Model Seri 7 baru, seperti BMW i7 yang full elektrik dan seri  BMW X7 terbaru, diklaim sangat populer, begitu pula BMW Seri 4, dan khususnya BMW i4 full elektrik. Permintaan kuat juga datang pada seri BMW X5, yang kapasitas produksinya ditingkatkan besar-besaran tahun lalu. Sejak April 2022, model mewah yang sukses secara global telah diproduksi di Pabrik Dadong untuk pasar China, serta di pabrik AS di Spartanburg.