BUSINESS

Gaikindo: Penjualan Mobil Hybrid Lebih Tinggi dari Mobil Listrik

Pasar Indonesia dinilai lebih tertarik mobil hybrid.

Gaikindo: Penjualan Mobil Hybrid Lebih Tinggi dari Mobil ListrikPengunjung padati pameran otomotif GIIAS 2023 / dok. Seven Event
17 January 2024

Jakarta, FORTUNE - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan penjualan Mobil listrik atau battery Electric Vehicle (BEV) pada 2023 mencapai 17.051 unit atau meningkat dari penjualan tahun sebelumnya yang mencapai 10.327 unit.

Sedangkan penjualan mobil hibrida atau Hybrid vehicle mencapai 54.179 ribu unit pada periode yang sama, atau naik 5 kali lipat dibandingkan dengan 2022 yang membukukan angka penjualan 10.344 unit.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengatakan data 2022 menunjukkan capaian kedua jenis mobil tersebut berada pada level yang sama. Sedangkan pada 2023, mobil hybrid lebih laris dibandingkan BEV.

"Ini tampaknya menjawab pertanyaan masyarakat akan kendaraan elektrifikasi, karena mobil listrik biasanya bukan first time buyers," kata Kukuh dalam sebuah acara bincang-cincang di Jakarta Selatan, Selasa (16/1).

Menurut Kukuh, faktor lain yang membuat mobil hybrid lebih laris dibandingkan mobil listrik adalah pilihan varian yang lebih banyak.

"Hybrid hemat bahan bakar dan ada pilihan varian seven seater, sedangkan mobil listrik juga mengalami kenaikan namun pilihannya masih mobil kecil," ujar Kukuh.

Kebanyakan mobil listrik yang saat ini dijual di Indonesia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan lima tempat duduk seperti Hyundai Ioniq 5 dan 6, Wuling Air EV, hingga Wuling Binguo EV.

Sedangkan mobil hybrid tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis, misalnya Suzuki XL7 Hybrid, Ertiga Hybrid, Toyota Innova Zenix, Voxy, dan beberapa lainnya.

Apakah perlu insentif untuk mobil hybrid?

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.