BUSINESS

Akuisisi Perusahaan: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Lazim dilakukan dalam dunia bisnis.

Akuisisi Perusahaan: Pengertian, Tujuan, dan JenisnyaIlustrasi akuisisi. (Pixabay/Tumisu)

by Eko Wahyudi

13 September 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan memiliki opsi untuk melaksanakan akuisisi atau pengambilalihan perusahaan lain. Hal ini tidak terbatas pada perusahaan besar, karena banyak perusahaan kecil atau yang sedang berkembang mungkin perlu melakukan akuisisi agar dapat bertahan dalam kompetisi perdagangan yang semakin ketat.

Bagi sebagian orang, istilah akuisisi mungkin terdengar asing. Tetapi, bagi mereka yang beroperasi di dunia bisnis, akuisisi adalah tindakan yang umum dilakukan oleh pengusaha untuk menjaga dan memperluas usahanya.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pengertian akuisisi perusahaan, jenis, dan alasannya, silakan simak artikel ini.

Pengertian akuisisi perusahaan

Melansir dari laman Merriam-Webster, akuisisi artinya tindakan mengambil alih sesuatu oleh seseorang atau sesuatu (organisasi, lembaga, atau perusahaan).

Sementara berdasarkan PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) Nomor 2 Paragraf 08 Tahun 1999, akuisisi perusahaan adalah tindakan penggabungan usaha yang dilakukan oleh sebuah perusahaan sebagai pengakuisisi (acquirer) yang mendapatkan kendali atas aktiva neto atau operasional perusahaan lain yang diakuisisi (acquiree).

Tujuan akuisisi yang dilakukan perusahaan

Akuisisi umumnya dilakukan dengan tujuan menyelamatkan perusahaan atau bisnis yang menghadapi kesulitan, biasanya karena masalah finansial. Selain itu, akuisisi perusahaan juga bertujuan untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan sinergi perusahaan guna mencapai efisiensi yang lebih besar.

Di bawah ini terdapat beberapa tujuan akuisisi perusahaan:

  • Ekspansi entitas perusahaan.
  • Salah satu cara untuk menggalakkan pertumbuhan dan perluasan perusahaan.
  • Mengatasi masalah kelebihan kapasitas dan ketatnya persaingan.
  • Memperoleh akses terhadap inovasi teknologi baru.
  • Meningkatkan posisi bisnis pada sektor utama dan inti.
  • Memperluas basis pelanggan melalui perusahaan yang diakuisisi.

Di samping berbagai tujuan tersebut, terdapat juga beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari akuisisi perusahaan:

  • Meraih pertumbuhan signifikan dan percepatan pengembangan perusahaan.
  • Mengalami pertumbuhan bisnis melalui ekspansi eksternal.
  • Mengurangi persaingan dengan pesaing-pesaing di industri.
  • Membuka peluang untuk memasarkan produk bisnis di pasar yang baru.
  • Mendukung manajemen aset yang telah terabaikan.