BUSINESS

Penjualan 2023 Di Luar Ekspektasi, Toyota Akan Rilis Model Hybrid Baru

Innova Zenix & Yaris Cross berkontribusi pada segmen hybrid.

Penjualan 2023 Di Luar Ekspektasi, Toyota Akan Rilis Model Hybrid BaruToyota Kijang Innova Zenix. (dok. Toyota Astra Motor)

by Eko Wahyudi

02 February 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE –  PT Toyota-Astra Motor (TAM) pada tahun lalu berhasil menjual 37.736 unit kendaraan elektrifikasi. Model Hybrid atau hibrida Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV menjadi penyumbang terbesar capaian tersebut.

Wakil Presiden Direktur PT TAM, Henry Tanoto, mengatakan penjualan segmen hybrid tersebut di luar ekspektasi perusahaan. Dia berharap Toyota akan merilis model baru untuk segmen hybrid.

“Untuk 2024 akan ada lagi model hybrid terbaru, modelnya apa mohon ditunggu. Kami akan banyak menghadirkan banyak mobil ramah lingkungan di tahun ini,” katanya di Jakarta, Jumat (2/2).

Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV merupakan mobil hibrida Toyota yang diproduksi di Indonesia.

Penjualan mobil hybrid Toyota meningkat berkali lipat

Kijang Innova Zenix HEV pada 2023 menjadi kontributor utama penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota dengan total penjualan 27.705 unit, diikuti Yaris Cross HEV dengan 5.476 unit, dan Corolla Cross HEV 1.217 unit.

Angka penjualan kendaraan elektrifikasi TAM selama 2023 meningkat delapan kali lipat lebih dari 4.436 unit pada 2022.

"Semoga dengan kian lengkapnya pilihan model baru Toyota, khususnya kendaraan listrik, tahun ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendorong pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat serta menghadirkan ever better cars yang sesuai kebutuhan pelanggan," kata Henry.

Sementara itu, Toyota bZ4X, kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) mencatatkan angka penjualan 479 unit pada tahun sama.

Bila dibandingkan dengan 2022, segmen elektrifikasi Toyota penjualannya meningkat hingga 8 kali lipat.

Apakah Avanza Veloz hybrid?

Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi Suwandy, mengatakan perusahaan memandang pasar mobil berteknologi hybrid tersebut menjanjikan, dan masih sangat luas.

“Kami sudah ada Yaris Cross [pada segmen bawah]. Ke depan, kami melihat potensi-potensi mana lagi yang bisa diisi hybrid, jadi mesti dipelajari segmen mana, dan harga berapa. Karena hybrid berbeda dengan BEV yang dikasih sejumlah insentif dari pemerintah," ujarnya.

Anton pun tidak mengungkap secara gamblang apakah Toyota sedang menyiapkan varian Avanza atau Veloz untuk model hybrid.

Namun, dia meyakini bahwa model hybrid yang baru nanti akan membantu meningkatkan volume penjualan dari Toyota.

“Bahkan kita punya tim khusus untuk meriset, mensurvei, dan melihat tren mobil listrik,” ujarnya.