Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Danantara Siapkan Fase Optimalisasi Kapasitas Garuda Indonesia di 2026

Danantara Siapkan Fase Optimalisasi Kapasitas Garuda Indonesia di 2026
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia(www.garuda-indonesia.com)
Intinya Sih
  • Danantara Indonesia menargetkan tahun 2026 sebagai fase optimalisasi kapasitas dan kinerja Garuda Indonesia dengan fokus pada pertumbuhan yang sehat, menguntungkan, dan berkelanjutan.
  • Pada 2025, Garuda akan memperkuat kesiapan armada, struktur permodalan, serta jaringan operasional melalui program perawatan dan reaktivasi pesawat secara bertahap.
  • Garuda Indonesia melanjutkan rencana pembelian 50 pesawat Boeing untuk mendukung transformasi bisnis jangka panjang dan memperkuat jaringan penerbangan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Danantara Indonesia mempersiapkan tahun 2026 sebagai fase optimalisasi kapasitas dan peningkatan kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk secara terukur.

Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rosan Hafas, mengatakan bahwa fokusnya bukan hanya pada pertumbuhan volume, melainkan pada pencapaian pertumbuhan yang sehat, profitable, dan berkelanjutan.

“Sebagai pemegang saham, Danantara Indonesia berkomitmen memastikan transformasi Garuda Indonesia dilaksanakan secara disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi industri penerbangan nasional dan perekonomian Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/2).

Sementara itu, Danantara Indonesia telah melakukan penguatan struktur permodalan melalui skema korporasi. Langkah tersebut bertujuan untuk memperkuat struktur neraca, meningkatkan fleksibilitas keuangan, serta memberikan ruang stabilisasi operasional.

Sebelumnya, muncul berita bahwa terdapat rencana merger tiga maskapai BUMN yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.

“Seluruh langkah yang ditempuh dalam kerangka tata kelola yang prudent dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Rohan juga menjelaskan bahwa tahun 2025 menjadi tahun penting dalam memastikan keberlanjutan transformasi. Prioritas diarahkan pada peningkatan kesiapan armada secara bertahap, penguatan struktur permodalan, serta penataan jaringan dan kapasitas.

Sepanjang 2025, Garuda Indonesia Group sudah berada dalam fase peningkatan kesiapan teknis armada. Program perawatan dan reaktivasi dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan operasional.

“Pendekatan ini menempatkan kualitas dan keberlanjutan sebagai prioritas, bukan ekspansi agresif dalam jangka pendek,” ungkapnya.

Dalam kesempatan lain, Ketua Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa Indonesia akan melakukan pembelian 50 pesawat Boeing sebagai tindak lanjut dari kesepakatan agreement on reciprocal trade (ART) dengan Amerika Serikat. Pada tahun lalu, Garuda Indonesia juga mengonfirmasi kelanjutan rencana pembelian unit tersebut.

Manajemen Garuda menilai pembelian pesawat ini menjadi langkah jangka panjang untuk menunjang transformasi bisnis perusahaan. Tujuannya memperkuat armada dan mengoptimalkan jaringan penerbangan dalam lima tahun ke depan demi meningkatkan pendapatan.

Sebelumnya, Garuda Indonesia mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,39 triliun pada semester I 2025. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Business

See More