Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Ekspansi GHD ke RI, Bidik Proyek Energi dan Infrastruktur
GHD resmi menandai pembukaan kantor barunya di Indonesia melalui acara resepsi jejaring (networking reception) strategis di Ritz-Carlton Jakarta/Dok. GHD

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan layanan profesional global GHD memperkuat ekspansinya di Asia Tenggara dengan meresmikan kantor barunya di Indonesia. Langkah ini seiring bidikan perusahaan terhadap potensi proyek infrastruktur dan pengembangan berkelanjutan di pasar domestik. Seremoni dihadiri oleh para pemimpin dari sektor pemerintahan, industri, serta perwakilan bisnis, termasuk Duta Besar Selandia Baru dan Kanada.

CEO GHD, Jim Giannopoulos, menyatakan ekspansi ini merupakan kelanjutan dari kinerja positif perusahaan di kawasan, khususnya di Singapura dan Filipina.
"Langkah ekspansi ke Indonesia mendukung terciptanya peluang kolaborasi yang lebih luas dengan klien dan mitra kami di Asia Tenggara dan sekitarnya, sebagai kelanjutan dari kesuksesan operasional kami di Singapura dan Filipina," ujar Jim Giannopoulos dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/2).

Ia menilai Indonesia memiliki prospek jangka panjang yang menjanjikan, terutama dalam sektor berbasis keberlanjutan.
“Indonesia diprediksi akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2050. Kami melihat adanya aspirasi kuat dari masyarakat di Indonesia dan lebih luas di kawasan ASEAN terhadap masa depan yang lebih berfokus pada kelestarian lingkungan dan pentingnya pengembangan sumber daya secara berkelanjutan, terutama di sektor pangan, air, energi, dan mineral,” katanya, menambahkan.

Sejalan dengan ekspansi tersebut, GHD mulai mengerjakan sejumlah proyek strategis di Indonesia. Salah satunya adalah proyek percontohan kerja sama Kanada–Indonesia untuk menghadirkan teknologi pengukuran air di Kota Jambi melalui kolaborasi dengan Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi dan Canadian Commercial Corporation.

Selain itu, perusahaan juga telah menyelesaikan laporan ASEAN SAF 2050 Outlook yang mengulas rantai pasok bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) di Indonesia serta kawasan ASEAN.

Operasional GHD di Indonesia dipimpin oleh Phil Baker, yang memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun di sektor energi, sumber daya, dan proyek internasional di berbagai negara.

"Kehadiran kantor kami di Jakarta memungkinkan kami untuk bekerja lebih erat dengan klien di Indonesia, serta klien global kami yang sedang melakukan investasi dan ekspansi di sini. Fokus utama bisnis kami meliputi sektor energi, sumber daya, air, dan lingkungan," kata Baker.

Didirikan pada 1928 di Melbourne, Australia, GHD kini memiliki lebih dari 12.000 tenaga ahli yang tersebar di lebih dari 160 kantor di seluruh dunia. Pada 2025, perusahaan membukukan pendapatan bruto melampaui AUD 3 miliar. Melalui langkah ini, GHD menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi di Indonesia, khususnya dalam mendukung pengembangan proyek infrastruktur dan agenda keberlanjutan di kawasan.

Editorial Team