Jakarta, FORTUNE - Anak usaha Erajaya Group, PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), memutuskan membagikan dividen sejumlah Rp41,5 miliar atau Rp8 per saham.
Dengan total dividen itu, artinya rasio pembayaran dividen ERAL setara dengan 24,6 persen dari laba bersih perseroan pada 2025, yakni Rp169,03 miliar. Pada tahun yang sama, perseroan juga mencatatkan penjualan bersih senilai Rp6,49 triliun, meningkat 34,1 persen (YoY).
"Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen kami untuk terus memberikan hasil nyata kepada pemegang saham, sejalan dengan strategi kami untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis melalui penguatan portofolio merek, ekspansi jaringan ritel, serta pengembangan ekosistem active lifestyle yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia," kata Presiden Direktur Sinar Eka Selaras, Djohan Sutanto setelah RUPST ERAL, Selasa (23/6).
Pada 2026, ERAL menargetkan pertumbuhan penjualan sampai dengan 20 persen (YoY). Guna menyokong target tersebut, ERAL pun membidik untuk menambah sekitar 50-60 gerai baru. Itu karena strategi perluasan gerai merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ERAL di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang dinamis.
Salah satu jaringan toko yang akan ditambah adalah lini bisnis mobil listrik, yakni Xpeng. ERAL menargetkan menambah jaringan Xpeng dari 8 dealer saat ini menjadi sekitar 18-20 dealer sampai akhir 2026.
"Pengembangan berikutnya itu sebagian besar akan berada di luar Jakarta, yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan [wilayah] di luar Jakarta," kata Djohan.
Lebih lanjut, untuk mendukung strategi ekspansi itu, ERAL mengalokasikan belanja modal Rp273 miliar. Selain untuk ekspansi, dana itu juga akan perseroan gunakan untuk menambah merek baru ke portofolionya. Hingga akhir Maret 2026, perseroan telah merealisasikan belanja modal sekitar Rp27 miliar.
"Penambahan toko ataupun merek bisa juga dilakukan seara organik atau mungkin melalui akuisisi," kata Djohan.