Jakarta, FORTUNE – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat keamanan produk emas batangan dengan menggandeng PT SICPA-Peruri Securink Melalui kerja sama ini, HRTA diberikan hak eksklusif sebagai produsen emas batangan di Indonesia untuk menggunakan BullionProtect pada produk EMASKU sebagai fitur utama keamanan produk guna mencegah pemalsuan.
BullionProtect merupakan solusi security labeling yang mengintegrasikan fitur tamper-proof labeling, autentikasi, serta digital tracking and tracing, yang memungkinkan proses verifikasi dan identifikasi produk secara lebih sistematis.
Penerapan teknologi ini memberikan lapisan keamanan tambahan pada produk bullion HRTA sekaligus mendukung konsumen dan mitra distribusi dalam memastikan keaslian produk sepanjang rantai distribusi.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kerja sama komersial HRTA dan SICPA-Peruri Securink yang telah terjalin sejak 2022, sekaligus mencerminkan semakin berkembangnya kebutuhan perseroan terhadap solusi keamanan produk seiring dengan ekspansi bisnis bullion.
Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi mengatakan, kerja sama eksklusif tersebutmerupakan langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan kepercayaan terhadap produk bullion HRTA seiring dengan berkembangnya bisnis emas batangan di Indonesia.
“Dengan dukungan teknologi autentikasi serta tracking and tracing, kami dapat meningkatkan standar keamanan produk emas batangan kami sekaligus memberikan nilai tambah bagi konsumen dan mitra bisnis. Langkah ini juga memperkuat fondasi HRTA dalam membangun bisnis bullion yang semakin terintegrasi dan terpercaya,” ujarnya, Selasa (15/9).
Sebagai perusahaan dengan ekosistem bisnis emas yang terintegrasi, mulai dari refinery, manufaktur perhiasan dan emas batangan hingga jaringan distribusi dan ritel, HRTA terus memperkuat kapabilitas di sepanjang rantai nilai industri emas.
Penguatan aspek keamanan dan autentikasi produk menjadi bagian dari strategi perseroan untuk mendukung pertumbuhan bisnis bullion sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk emas batangan domestik.
HRTA membukukan pendapatan sebesar Rp33,8 triliun pada semester I 2026, didorong oleh lonjakan penjualan bersih sebesar 124,61 persen secara tahunan (YoY). Volume penjualan emas HRTA tercatat sekitar 13 ton pada semester I-2026.
Sementara itu, laba bersih perseroan melesat 100,86 persen YoY menjadi Rp700,01 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp348,51 miliar.
