Tangerang, FORTUNE – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) optimistis kinerja penjualan kendaraan komersial akan membaik pada paruh kedua 2026. Perusahaan menilai berbagai proyek pemerintah masih menjadi motor utama pertumbuhan permintaan, terutama pada segmen kendaraan niaga ringan.
Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Anton Rusli, mengatakan prospek pasar pada semester II tahun ini diperkirakan mampu menyamai kinerja semester sebelumnya. Optimisme tersebut ditopang oleh masih bergulirnya sejumlah program pemerintah yang membutuhkan armada kendaraan komersial.
"Kalau kita lihat market semester I, segmen medium pickup dan light truck mengalami peningkatan. Memang medium truck masih stagnan. Jadi, semester II mungkin kurang lebih akan sama. Kami masih mengandalkan medium pickup dan juga light truck," kata Anton Rusli saat ditemui di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (29/7).
Menurut Anton, peningkatan permintaan kendaraan komersial pada semester pertama banyak ditopang oleh realisasi proyek-proyek pemerintah.
"Seperti Koperasi Desa Merah Putih dan MBG (Makan Begizi Gratis). Itu sangat membantu mobil-mobil komersial di market semester I ini," katanya.
Ia berharap tren tersebut masih berlanjut hingga akhir tahun sehingga dapat menopang permintaan kendaraan niaga.
"Semester II kita masih berharap dari situ," ujarnya.
Meski demikian, Anton menilai permintaan dari sektor swasta mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Sejumlah pelanggan ritel disebut mulai kembali melakukan pembelian armada setelah sempat menahan investasi pada awal tahun.
Optimisme tersebut tecermin pada capaian penjualan domestik Isuzu sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales Isuzu pada periode Januari-Juni 2026 mencapai 13.890 unit, meningkat sekitar 23,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 11.275 unit.
Di sisi lain, kinerja ekspor mengalami tekanan. Pengiriman kendaraan Isuzu ke luar negeri selama Januari-Juni 2026 mencapai 2.802 unit, turun sekitar 40,8 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 4.736 unit.
