Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Kerek Produksi Migas Nasional, Elnusa Implementasikan COER Offshore

Kerek Produksi Migas Nasional, Elnusa Implementasikan COER Offshore
Lapangan Rama, lokasi proyek injeksi polimer Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) lepas pantai pertama di Indonesia, yang dikelola PHE OSES. Dok: Pertamina
Intinya Sih
  • Elnusa untuk pertama kalinya menerapkan teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery berbasis Polymer Flooding di Lapangan Rama milik PHE OSES guna meningkatkan produksi migas nasional.
  • Proyek CEOR offshore ini merupakan hasil kolaborasi SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan Elnusa Group yang menandai penguatan kapabilitas teknologi hulu migas Indonesia.
  • Hingga Maret 2026, Elnusa mencatat peningkatan kinerja operasional dengan kenaikan volume transportasi bahan bakar 22 persen serta aktivitas jasa hulu migas yang meliputi survei seismik dan layanan sumur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Elnusa Tbk (ELSA) menerapkan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis Polymer Flooding pada Pilot Project Enhanced Oil Recovery (EOR) Lapangan Rama milik Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES). Upaya ini dilakukan sebagai upaya mengerek peningkatan produksi migas.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji mengatakan implementasi CEOR lepas pantai tersebut merupakan salah satu cara perseroan dalam memperkuat kapabilitas teknologi untukmendukung pengembangan industri hulu migas.

Implementasi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan Elnusa Group untuk meningkatkan recovery factor, memperpanjang umur produksi lapangan migas yang telah memasuki fase mature field. Rustam menegadkan implementasi teknologi ini yang pertama kali dilakukan di Indonesia .

"Keberhasilan implementasi CEOR offshore ini menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam menjawab tantangan peningkatan produksi migas nasional," ujar Rustam, Rabu (15/7).

Dalam pelaksanaannya, ELSA melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, menyediakan material polimer, Polymer Injection Unit (PIU), serta menjalankan operasi injeksi di lapangan. Perseroan menilai kapabilitas tersebut membuka peluang penerapan teknologi CEOR di lapangan migas lainnya di Indonesia.

"Ke depan, pengalaman dan kapabilitas yang terbentuk melalui proyek ini diharapkan dapat direplikasi pada berbagai lapangan migas lainnya sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ketahanan energi nasional," kata Rustam.

Hingga akhir Maret 2026, Elnusa membukukan kinerja operasional terjaga. Volume throughput jasa transportasi bahan bakar Elnusa tercatat naik 22 persen secara tahunan. Realisasi transportasi tercatat mencapai 7 juta kiloliter, pengelolaan depot BBM 965 ribu kiloliter, LPG 31 ribu ton, serta penjualan BBM inmar dan pelumas 52 ribu kiloliter. Distribusi bahan kimia tercatat 31,55 ribu drum dan fuel retail 3 ribu kiloliter.

Pada lini jasa hulu migas terintegrasi, aktivitas survei seismik 3D seluas 47,08 km² dan survei 2D sepanjang 4,16 km. Layanan sumur didominasi oleh well testing sebanyak 2.578 sumur, diikuti wireline logging 327 sumur, coiled tubing services 139 sumur, cementing 70 sumur, hydraulic workover unit 56 sumur, dan thru tubing services 33 sumur.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More