Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Malang Adventure Trail 14 Perkuat Bromo Sebagai Hub Sport Tourism

2 min read
Malang Adventure Trail 14 Perkuat Bromo Sebagai Hub Sport Tourism
Dok: Jambuluwuk Bromo
  • Malang Adventure Trail 14 di Bromo pada 2–3 Oktober 2026 menarik ribuan pencinta motor trail dari dalam dan luar negeri, menggerakkan ekonomi akomodasi, kuliner, transportasi, dan UMKM Jawa Timur.
  • Muhamad Mardiono menilai ajang olahraga ekstrem ini memberi efek pengganda bagi warga lokal dan rantai pasok pariwisata, sambil menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan Bromo.
  • Kolaborasi penyelenggara, komunitas, destinasi, dan industri hospitality seperti Jambuluwuk Bromo memperluas pengalaman wisata peserta serta mendukung penguatan Bromo sebagai hub sport tourism.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ajang Malang Adventure Trail (MAT) 14 yang digelar di kawasan Bromo pada 2–3 Oktober 2026 sukses menggeliatkan aktivitas perekonomian lokal.

Perhelatan sport tourism ini berhasil menyedot ribuan pencinta motor trail dan komunitas petualang dari dalam hingga luar negeri, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi, hingga UMKM di Jawa Timur.

Peningkatan aktivitas pariwisata selama event dua hari tersebut mendorong kinerja industri pendukung di kawasan Bromo. Salah satu pelaku bisnis hospitality yang menangkap peluang ini adalah Jambuluwuk Bromo, yang menghadirkan fasilitas akomodasi, dining, rekreasi, hingga hiburan bagi para peserta dan komunitas yang hadir.

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, yang turut hadir dan mengikuti rangkaian MAT14, menilai perhelatan berbasis olahraga ekstrem memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian warga lokal.

Menurutnya, ajang berskala besar seperti ini menjadi momentum penting menggerakkan rantai pasok pariwisata daerah.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya kita lihat sebagai kegiatan olahraga atau adventure saja, tetapi juga bagaimana kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Mardiono saat menghadiri MAT14 di kawasan Bromo.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan Bromo di tengah maraknya kegiatan petualangan.

Dari sudut pandang industri hospitality, General Manager Jambuluwuk Bromo, Made Sri Asih, mengungkapkan kolaborasi antara event olahraga, komunitas, dan pengelola akomodasi menciptakan dimensi baru dalam pola kunjungan wisatawan (experiential tourism).

Kehadiran event ini mendorong wisatawan beraktivitas lebih beragam dan berinteraksi dengan komunitas lokal.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga dapat menjadi bagian dari rangkaian MAT14 di Bromo. Antusiasme para rider dan komunitas yang hadir menunjukkan bahwa Bromo memiliki daya tarik yang kuat untuk event adventure dan sport tourism. Bagi Jambuluwuk Bromo, ini menjadi kesempatan memberikan pengalaman hospitality yang nyaman sekaligus mendukung kebutuhan para peserta selama berada di Bromo,” kata Made Sri Asih.

Dia menambahkan, sinergi antara destinasi, industri hospitality, dan penyelenggara kegiatan menjadi kunci memperkenalkan Bromo via perspektif lebih luas.

Selain menyajikan rute penjelajahan alam, MAT14 juga menyuguhkan panggung hiburan yang dimeriahkan oleh Arlida Putri. Keberhasilan penyelenggaraan MAT14 diharapkan memperkuat posisi Bromo sebagai destinasi wisata multifaset yang didukung oleh ekosistem hospitality yang kian berkembang.

    Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More