Jakarta, FORTUNE – Emiten pelayaran, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melalui anak usahanya, PT Humpuss Transportasi Curah (HTC), perseroan mengakuisisi dua unit kapal tug boat senilai Rp22,5 miliar. Akuisisi ini diharapkan untuk meningkatkan kapasitas bisnis jasa pelayaran perseroan.
Dua kapal yang dibeli dari PT Pelayaran Sumber Bahari tersebut masing-masing bernama Noah VII dan Noah VIII.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen HUMI menjelaskan bahwa pembelian kedua kapal dibiayai melalui kombinasi pinjaman perbankan dan dana internal perusahaan.
“Sekitar 80 persen nilai transaksi berasal dari fasilitas kredit bank, sedangkan 20 persen sisanya menggunakan kas internal,” kata manajemen dalam keterangannya.
PT Pelayaran Sumber Bahari selaku penjual merupakan perusahaan yang berdomisili di Serang, Banten, dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Humpuss Maritim. Sementara itu, HTC merupakan anak usaha yang dimiliki HUMI secara langsung sebesar 99,99 persen.
Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan.
Selain itu, berdasarkan nilai transaksinya, akuisisi dua kapal tersebut juga tidak tergolong sebagai transaksi material sesuai ketentuan POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Nilai transaksi tercatat kurang dari 20% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit tahun buku 2025.
Dengan penambahan armada ini, HUMI berharap dapat memperkuat operasional anak usaha sekaligus meningkatkan kapasitas layanan di tengah kebutuhan jasa angkutan laut dan pendukung logistik yang terus berkembang.
