Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ADHI Raup Kontrak Baru Rp8,3 T hingga Juli 2026
Proyek pembangunan Tol Yogyakarta-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. (Dok. Humas Adhi Karya)
  • ADHI mencatatkan kontrak baru Rp8,3 triliun hingga Juli 2026, meningkat 118,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

  • Kontrak baru paling banyak berasal dari lini Engineering & Construction dan proyek infrastruktur, dengan proyek pemerintah sebagai pemilik pekerjaan terbesar.

  • Penguatan bisnis inti, kualitas operasional, dan selektivitas proyek menjadi bagian transformasi untuk memperkuat fundamental bisnis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sektor kontrak baru ADHI mana yang paling menonjol?
Vote Now
Juli 2026

ADHI mencatatkan perolehan kontrak baru Rp8,3 triliun. Sejumlah proyek strategis telah diperoleh hingga periode ini.

Kamis (3/9)

Siswanto menyampaikan keterangan tertulis mengenai transformasi ADHI dan strategi menjaga pertumbuhan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sektor kontrak baru ADHI mana yang paling menonjol?
Vote Now
  • What?
    ADHI mencatatkan perolehan kontrak baru Rp8,3 triliun hingga Juli 2026, naik 118,4 persen secara YoY.
  • Who?
    PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan Siswanto selaku Corporate Secretary ADHI Karya.
  • Where?
    Jakarta; proyek yang diperoleh mencakup Sumatera Utara, Waingapu, IKN, Jawa Tengah, Sentani, dan Papua.
  • When?
    Hingga Juli 2026. Siswanto menyampaikan keterangan tertulis pada Kamis (3/9).
  • Why?
    Belum ada keterangan resmi mengenai alasan kenaikan perolehan kontrak baru.
  • How?
    Kontrak diperoleh melalui proyek non-joint operation senilai sekitar Rp5,27 triliun dan joint operation sekitar Rp2,99 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sektor kontrak baru ADHI mana yang paling menonjol?
Vote Now

ADHI mendapat banyak pekerjaan baru sampai Juli 2026. Nilainya Rp8,3 triliun. Pekerjaan paling banyak adalah membuat bangunan dan infrastruktur. Ada proyek dari pemerintah, BUMN, BUMD, dan swasta. Siswanto dari ADHI bilang perusahaan sedang memperkuat bisnis inti dan memilih proyek dengan hati-hati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sektor kontrak baru ADHI mana yang paling menonjol?
Vote Now

Komposisi kontrak baru menunjukkan ADHI memiliki proyek dari berbagai lini, tipe pekerjaan, dan pemilik pekerjaan. Porsi terbesar pada Engineering & Construction serta proyek infrastruktur selaras dengan fokus perseroan pada bisnis inti konstruksi. Pengelolaan portofolio yang mengedepankan kehati-hatian, efisiensi, dan tata kelola juga disebut sebagai bagian dari komitmen perseroan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sektor kontrak baru ADHI mana yang paling menonjol?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Emiten konstruksi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp8,3 triliun hingga Juli 2026, meningkat 118,4 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,8 triliun.

Dari total perolehan kontrak baru tersebut, sekitar Rp5,27 triliun berasal dari proyek non-joint operation (NJO), sedangkan sekitar Rp2,99 triliun berasal dari proyek joint operation (JO).

Berdasarkan lini bisnis, perolehan kontrak baru ADHI didominasi oleh lini Engineering & Construction sebesar 92 persen, diikuti Property & Hospitality sebesar 3 lersen, Manufaktur sebesar 3 persen, serta Investment sebesar 2 persen. Dominasi lini Engineering & Construction menunjukkan semakin kuatnya fokus Perseroan pada kompetensi inti konstruksi dan infrastruktur.

Sementara itu, berdasarkan tipe pekerjaan, 80 persen perolehan kontrak baru merupakan proyek infrastruktur, 14 persen proyek gedung, dan 5 persen pekerjaan lainnya.

Dari sisi pemilik pekerjaan, proyek pemerintah berkontribusi terbesar sebesar 70 persen diikuti BUMN/BUMD sebesar 29 persen, serta swasta sebesar 1 persen.

Sejumlah proyek strategis yang diperoleh ADHI hingga Juli 2026 antara lain Proyek Tanggap Darurat Sumatera Utara, Proyek Tambak Udang Waingapu, Estate Management IKN, Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 2, Bandara Sentani, serta Sekolah Rakyat Tahap 3 Papua.

Perolehan proyek-proyek tersebut semakin memperkuat portofolio ADHI pada sektor konstruksi dan infrastruktur sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap kinerja perseroan.

Siswanto, Corporate Secretary ADHI Karya mengatakan perseroan terus menjaga kualitas pertumbuhan melalui penguatan bisnis inti, peningkatan kualitas operasional, serta selektif dalam memperoleh proyek.

"Langkah tersebut bagian dari proses transformasi ADHI yang dilakukan secara bertahap untuk memperkuat fundamental bisnis dan meningkatkan daya saing perseroan. Kami optimistis strategi ini dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program pembangunan nasional yang akan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9).

ADHI bakal terus memperkuat fundamental bisnis serta meningkatkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan portofolio proyek yang berkualitas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, efisiensi, dan tata kelola perusahaan, sehingga setiap proyek yang dijalankan dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan dan masyarakat.

Pilih sektor kontrak baru ADHI yang paling menonjol

Sektor kontrak baru ADHI mana yang paling menonjol?

See More
Proyek infrastruktur
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Proyek gedung dan lainnya

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article