Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sinergi POJ dan TOP Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver
Tambah Armada Ride Hailing , Sinergi POJ dan TOP Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver (dok. Pegadaian)
  • PT Pesonna Optima Jasa dan PT Trans Optima Perkasa berkolaborasi menyediakan 250 kendaraan, termasuk 50 unit listrik, untuk mendukung mitra driver Gojek serta membuka peluang kerja baru.

  • Kerja sama ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem transportasi urban, menekan pengangguran, dan mendorong inklusi keuangan melalui edukasi investasi emas bagi mitra driver.

  • TOP mencatat lonjakan armada aktif menjadi 1.650 unit dan menargetkan ekspansi besar dengan fokus pada kendaraan listrik serta rencana masuk ke bisnis penyewaan roda dua berbasis EV.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Pesonna Optima Jasa (POJ) dan PT Trans Optima Perkasa (TOP) menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas akses kepemilikan serta penyewaan kendaraan bagi mitra pengemudi layanan ride-hailing.
  • Who?
    Kolaborasi dilakukan oleh PT Pesonna Optima Jasa yang merupakan bagian dari Pegadaian Group bersama PT Trans Optima Perkasa, dengan dukungan mitra driver Gojek sebagai penerima manfaat utama.
  • Where?
    Kegiatan serah terima dan peluncuran kerja sama berlangsung di Jakarta, dengan cakupan operasional awal di wilayah Jabodetabek dan rencana ekspansi ke kota-kota tier dua di Indonesia.
  • When?
    Kerja sama diumumkan pada awal Juni 2024, disertai penyerahan 250 unit kendaraan tahap pertama dan rencana evaluasi hasil dalam tiga bulan ke depan.
  • Why?
    Inisiatif ini bertujuan menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat produktif, mendukung pengurangan emisi karbon melalui penggunaan kendaraan listrik, serta memperkuat ekosistem transportasi urban berkelanjutan.
  • How?
    Kedua perusahaan menyerahkan 250 unit kendaraan—200 berbahan bakar bensin dan 50 listrik—untuk disewakan secara kompetitif kepada mitra driver. Sistem manajemen TOP menangani perawatan dan memastikan pendapatan stabil bagi pengemudi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE 6 – PT Pesonna Optima Jasa (POJ), perusahaan cucu dari Pegadaian, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Trans Optima Perkasa (TOP) guna memperluas akses kepemilikan dan penyewaan kendaraan bagi mitra pengemudi layanan ride-hailing. Sebagai langkah awal komitmen bersama ini, kedua perusahaan melakukan serah terima 250 unit kendaraan siap pakai yang akan langsung dialokasikan untuk memperkuat operasional mitra driver Gojek.

Langkah ini tidak hanya menjadi solusi mobilitas, melainkan manifestasi nyata dari kontribusi korporasi dalam menciptakan lapangan kerja mandiri yang berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda nasional pengurangan emisi karbon melalui adopsi kendaraan ramah lingkungan.

Dari total kendaraan yang diserahkan, sebanyak 200 unit merupakan kendaraan bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) berbahan bakar bensin, sementara 50 unit lainnya merupakan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Kehadiran armada listrik menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

Direktur PT POJ, Ferry Hariawan, menegaskan bahwa kemitraan dengan TOP ini merupakan jangkar strategis untuk memperkuat ekosistem transportasi urban sekaligus memberikan bantalan ekonomi bagi masyarakat produktif.

“Melalui kerja sama ini, ada satu dampak sosial utama yang langsung kita sasar, yaitu menekan angka pengangguran. Mobil-mobil ini disewakan secara kompetitif kepada para mitra driver perusahaan ride-hailing, khususnya mitra Gojek, sehingga mereka bisa langsung produktif tanpa terkendala modal awal pembelian kendaraan,” ujar Ferry.

Ferry menambahkan bahwa fase ini merupakan pilot project yang akan dievaluasi secara berkala. Jika menunjukkan performa positif dalam tiga bulan ke depan, POJ dan TOP telah menyiapkan cetak biru ekspansi yang jauh lebih masif.

“Saat ini kita melepas 250 armada. Setelah evaluasi tiga bulan, kami menargetkan untuk menambah hingga mencapai total 1.000 unit kendaraan,” jelasnya optimis.

Sebagai bagian dari keluarga besar Pegadaian Group, PT POJ juga mengemban misi inklusi keuangan. Kolaborasi ini dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan produk investasi aman kepada ekosistem digital ride-hailing.

Ke depan, POJ akan menggelar program edukasi terintegrasi mengenai pentingnya investasi emas nasional yang menyasar langsung dua arah, yaitu kepada para mitra driver sebagai jaminan hari tua, serta para penumpang melalui aktivasi promosi digital di dalam armada.

TOP dan POJ juga membidik peta roadmap bisnis masa depan yang lebih ekspansif

Tambah Armada Ride Hailing , Sinergi POJ dan TOP Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver (dok. Pegadaian)

Pada kesempatan yang sama, CEO PT Trans Optima Perkasa, Agung Beratha, memaparkan bahwa ceruk pasar penyewaan kendaraan bagi pekerja mandiri di sektor transportasi berbasis aplikasi masih menyimpan potensi pertumbuhan yang luar biasa besar. Meskipun baru berdiri selama dua tahun, TOP telah berhasil menyerap tenaga kerja mandiri hingga 1.400 mitra driver dengan jumlah armada yang setara di area Jabodetabek.

Dengan tambahan kerja sama dari POJ ini, total armada aktif yang dikelola oleh TOP kini melonjak tajam menjadi 1.650 unit.

“Di tengah situasi ekonomi global yang dinamis, semakin banyak masyarakat yang beralih menjadi pekerja mandiri. TOP hadir bukan sekadar menyewakan fisik mobil, melainkan memberikan paket solusi: kepastian unit yang prima, jaminan regulasi, dan kepastian pendapatan (income) bagi mitra. Mereka juga diuntungkan karena tidak perlu memikirkan biaya harian dan waktu untuk perawatan rutin kendaraan, semuanya di-manage oleh sistem kami,” ungkap Agung.

Menariknya, Agung mengungkapkan adanya pergeseran preferensi yang sangat masif di kalangan pengemudi saat ini. Faktor efisiensi biaya operasional harian membuat permintaan kendaraan listrik melonjak tajam.

“Permintaan kendaraan EV dari mitra driver kami saat ini terus meroket hingga menyentuh angka 80 persen. Menjawab antusiasme tersebut, tahun ini kami memasang target agresif untuk mengoperasikan sedikitnya 500 unit kendaraan EV di jalanan,” tambah Agung.

Melihat kokohnya pondasi kemitraan ini, TOP dan POJ juga sudah membidik peta roadmap bisnis masa depan yang lebih ekspansif. Selain berencana mengepakkan sayap layanan kendaraan roda empat ke kota-kota tier dua di Indonesia, kedua korporasi saat ini tengah melakukan studi kelayakan untuk masuk ke lini bisnis baru, yaitu penyewaan kendaraan roda dua berbasis listrik untuk melayani segmen kurir logistik dan transportasi penumpang yang lebih lincah.

Melalui kolaborasi tersebut, POJ dan TOP berharap dapat memperkuat infrastruktur pendukung industri ride hailing, ikut mengurangi emisi karbon sekaligus memberikan alternatif akses kendaraan yang lebih mudah bagi masyarakat yang ingin bekerja sebagai mitra pengemudi. (WEB)

Curated For You

Editorial Team

Related Article