Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Profil dan Kekayaan Prajogo Pangestu, Konglomerat Indonesia

Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu (Dok. barito-pacific.com)
Intinya sih...
  • Prajogo Pangestu adalah orang terkaya di Indonesia dan salah satu yang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih 61.2 miliar dolar AS.
  • Prajogo Pangestu adalah pengusaha ulung Indonesia dan pendiri PT Barito Pacific Tbk, dengan bisnis utama di petrokimia, energi terbarukan, pertambangan, kehutanan, dan properti.
  • Kekayaan Prajogo Pangestu berasal dari diversifikasi bisnis yang agresif, termasuk kepemilikan mayoritas di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Laporan Forbes Realtime Billionaires terbaru menunjukkan sosok Prajogo Pangestu masih kokoh sebagai orang terkaya di Indonesia dan salah satu yang terkaya di dunia. Per Agustus 2025, kekayaan bersihnya tercatat di kisaran 61.2 miliar dolar AS (sekitar Rp948 triliun), menempatkannya di peringkat ke-27 orang terkaya di dunia.

Dengan capaian ini, Prajogo Pangestu mempertahankan keunggulannya dari Low Tuck Kwong dan Hartono bersaudara sebagai orang terkaya di Indonesia.

Fenomena meroketnya kekayaan Prajogo Pangestu dalam beberapa tahun terakhir membuat banyak orang bertanya-tanya, siapa sebenarnya Prajogo Pangestu dan dari mana saja sumber kekayaannya berasal? Simak selengkapnya di artikel ini.

Siapa Prajogo Pangestu?

  • Nama: Prajogo Pangestu/Phang Djoem Phen

  • Tempat dan tanggal lahir: Bengkayang, 13 Mei 1944 (79 tahun)

  • Alamat: Jl. Widya Chandra V No.32/B, Senayan, Jakarta Selatan

  • Kewarganegaraan: Indonesia

  • Status pernikahan: Menikah

  • Jumlah anak: 3 (tiga)

  • Sumber kekayaan: Petrokimia, energi

Prajogo Pangestu adalah seorang pengusaha ulung Indonesia dan pendiri dari perusahaan induk PT Barito Pacific Tbk.

Lahir dengan nama Phang Djoen Phen pada 13 Mei 1944 di Sambas, Kalimantan Barat, ia adalah anak dari seorang pedagang karet dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Karena keterbatasan inilah, Prajogo Pangestu hanya menamatkan pendidikannya di tingkat menengah, sebelum akhirnya ia mencari peruntungan dengan merantau ke Jakarta.

Jalan hidupnya tidaklah mulus, sehingga ia harus kembali ke kampung halamannya dan sempat bekerja sebagai supir angkutan kota (angkot) sembari menjalankan bisnis kecil-kecilan. Titik baliknya terjadi saat ia bertemu dengan seorang pengusaha kayu asal Malaysia, Burhan Uray, pada tahun 1960-an.

Perjalanan karier Prajogo Pangestu

Pada tahun 1969, ia bergabung dengan perusahaan milik Burhan Uray, yaitu PT Djajanti Group. Setelah tujuh tahun, berbekal pengalaman dan reputasi yang baik, ia keluar dan memberanikan diri membeli sebuah perusahaan kayu yang sedang krisis bernama CV Pacific Lumber Coy.

Perusahaan inilah yang ia ubah namanya menjadi PT Barito Pacific Lumber, yang kemudian menjadi salah satu perusahaan kayu terbesar di Indonesia. Pada tahun 1993, perusahaan ini melakukan go public dan berganti nama menjadi PT Barito Pacific Tbk (BRPT) setelah secara bertahap mengurangi bisnis kayunya.

Langkah strategis terbesarnya terjadi pada tahun 2007, saat Barito Pacific mengakuisisi 70% saham perusahaan petrokimia, PT Chandra Asri. Melalui serangkaian aksi korporasi, Chandra Asri (TPIA) kini menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Asia Tenggara.

Sumber kekayaan Prajogo Pangestu

Kekayaan Prajogo Pangestu tidak lagi hanya berasal dari satu sektor. Diversifikasi bisnis yang agresif menjadi kunci lonjakan kekayaannya. Sumber utamanya berasal dari:

  • Petrokimia: Pilar utama kekayaannya melalui kepemilikan mayoritas di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) via Barito Pacific. Perusahaan ini adalah raksasa industri kimia yang memproduksi bahan baku plastik dan turunan lainnya.

  • Energi terbarukan (geotermal): Lonjakan kekayaan terbesarnya dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh IPO dan kinerja saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Perusahaan ini, melalui anak usahanya Star Energy Geothermal, adalah produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia.

  • Pertambangan batu bara dan mineral: Melalui PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang juga sukses melantai di bursa, Prajogo Pangestu melebarkan sayapnya ke sektor pertambangan batu bara, emas, dan mineral lainnya.

  • Kehutanan dan properti: Meskipun tidak lagi menjadi fokus utama, bisnis warisan di bidang kehutanan dan properti di bawah bendera Barito Pacific masih turut berkontribusi pada pundi-pundi kekayaannya.

Daftar perusahaan Prajogo Pangestu

Berikut adalah daftar beberapa perusahaan utama yang berada di bawah kendali langsung maupun tidak langsung dari Prajogo Pangestu, yang terbagi dalam beberapa grup besar:

  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Perusahaan induk (holding) yang menjadi pusat dari gurita bisnisnya.

  • PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA): Produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.

  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Perusahaan induk untuk aset energi panas bumi (geotermal).

  • Star Energy Geothermal Group: Operator beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) besar di Indonesia.

  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Perusahaan induk yang bergerak di sektor pertambangan batu bara dan mineral.

  • PT Griya Idola: Perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan properti dan manajemen gedung.

  • PT Barito Wahana Lestari: Perusahaan yang mengelola konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI).

Daftar saham Prajogo Pangestu

Dari sekian banyak perusahaannya, empat di antaranya telah menjadi perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham-saham inilah yang menjadi sumber utama kekayaan likuidnya:

  • BRPT (PT Barito Pacific Tbk)

  • TPIA (PT Chandra Asri Petrochemical Tbk)

  • BREN (PT Barito Renewables Energy Tbk)

  • CUAN (PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk)

Itulah penjelasan singkat mengenai profil Prajogo Pangestu, sosok orang terkaya di Indonesia yang mampu membangun usaha yang sukses. Sosoknya yang inspiratif telah membuktikan bahwa kesuksesan dapat diraih dengan kerja keras, dedikasi, dan keuletan.

Dari kisahnya, tentu banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dan diterapkan oleh banyak orang.

FAQ seputar Prajogo Pangestu

  1. Apa bisnis utama Prajogo Pangestu saat ini?

    Meskipun berawal dari bisnis kayu, pilar utama bisnisnya saat ini adalah Petrokimia melalui PT Chandra Asri (TPIA) dan Energi Terbarukan (panas bumi) melalui PT Barito Renewables Energy (BREN).

  2. Apakah kita bisa berinvestasi di perusahaan Prajogo Pangestu?

    Ya, Anda bisa berinvestasi dengan membeli saham dari empat perusahaannya yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu BRPT, TPIA, BREN, dan CUAN.

  3. Apa saja perusahaan milik Prajogo Pangestu yang paling terkenal?

    Beberapa perusahaannya yang paling dikenal publik adalah PT Barito Pacific Tbk sebagai perusahaan induk, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk sebagai raksasa petrokimia, dan Star Energy Geothermal sebagai produsen energi panas bumi terbesar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Riyo
Jordy Prayoga
3+
Riyo
EditorRiyo
Linda Jul
EditorLinda Jul
Follow Us