Jakarta, FORTUNE— Ekspansi bisnis hiburan berbasis pengalaman (experience entertainment) memasuki pasar Asia Tenggara. SideQuest Worlds menunjuk Alpha Story Indonesia sebagai mitra komunikasi untuk mendukung pembukaan Squid Game: The Experience di Jakarta pada Oktober 2026.
Pengalaman interaktif berbasis serial Netflix Squid Game tersebut dijadwalkan hadir pada 16 Oktober 2026 di Agora Mall, Thamrin Nine. Jakarta terpilih menjadi lokasi pertama Squid Game: The Experience di kawasan Asia Tenggara.
SideQuest Worlds, bagian dari PT Vista Adhya Paragon, bertindak sebagai operator lokal. Perusahaan akan mengelola pelaksanaan pengalaman tersebut di Indonesia dengan memanfaatkan jaringan venue, komersial, dan audiens lokal yang dimilikinya.
Sementara Alpha Story Indonesia akan menangani aktivitas komunikasi dan hubungan media di Indonesia serta mendukung komunikasi regional di Singapura dan Malaysia.
Marketing & Commercial Lead PT Vista Adhya Paragon, SideQuest Worlds, Rea Qinthara, mengatakan pemilihan mitra komunikasi tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju pembukaan Squid Game: The Experience di Jakarta.
“Membawa Squid Game: The Experience ke Jakarta berarti memberikan cara baru bagi masyarakat Indonesia untuk terhubung dengan TV series yang sudah mereka kenal. Kali ini melalui pengalaman langsung yang dapat dinikmati bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).
Squid Game: The Experience Jakarta akan menempati area lebih dari 1.900 meter persegi. Konsepnya menggabungkan permainan interaktif, area tematik, ritel, serta makanan dan minuman dalam satu destinasi hiburan.
Pengalaman tersebut yang sebelumnya telah hadir di sejumlah kota, antara lain New York, Madrid, Seoul, London, Sydney, dan Tokyo.
Masuknya konsep tersebut ke Jakarta berlangsung di tengah perubahan pola konsumsi di sektor ritel dan rekreasi. Pusat perbelanjaan semakin banyak mengembangkan konsep retailtainment, yakni menggabungkan aktivitas belanja dengan hiburan dan pengalaman interaktif untuk meningkatkan daya tarik serta kunjungan.
Fenomena tersebut membuka ruang bagi operator pusat perbelanjaan dan pelaku industri hiburan untuk mengembangkan sumber trafik baru di luar aktivitas belanja konvensional. Pengalaman berbasis intellectual property (IP) populer juga memungkinkan pengelola menggabungkan pendapatan dari tiket, ritel, makanan dan minuman, serta aktivitas komersial lainnya.
“Retailtainment” menjadi salah satu perkembangan dalam industri pusat perbelanjaan ketika mal tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai destinasi hiburan dan interaksi sosial.
Dalam proyek Jakarta, SideQuest Worlds juga akan menggunakan platform teknologi Alpha Story, Alpha Echo, untuk pemantauan media, social listening, analisis audiens, dan evaluasi kampanye. Data tersebut akan digunakan untuk memantau respons publik serta mengidentifikasi peluang komunikasi dan pemasaran selama periode peluncuran.
Country Lead Alpha Story Indonesia Leighton Cosseboom mengatakan IP hiburan global membutuhkan pendekatan komunikasi yang disesuaikan dengan karakteristik pasar lokal. Menurut dia, pemanfaatan data dan pemantauan respons publik menjadi bagian dari strategi selama periode peluncuran.
“Sebuah IP hiburan global membutuhkan narasi lokal yang dapat dipahami dan terasa dekat dengan audiens. Melalui Alpha Echo, kami ingin membantu SideQuest Worlds menemukan peluang dan titik-titik strategis yang mungkin tidak langsung terlihat, sekaligus menerjemahkan skala dan daya tarik Squid Game ke dalam strategi pemasaran dan komunikasi yang relevan bagi audiens lokal,” katanya.
Bagi industri hiburan dan ritel, masuknya Squid Game: The Experience ke Jakarta menunjukkan semakin kuatnya model bisnis yang mengandalkan IP, pengalaman langsung, dan destinasi ritel sebagai satu ekosistem.
Model tersebut berpotensi menjadi alternatif bagi pengelola mal dan operator hiburan dalam menciptakan trafik serta memperpanjang waktu kunjungan konsumen, sekaligus membuka sumber pendapatan dari tiket, merchandise, dan makanan serta minuman.
