BUSINESS

Airbnb Klaim Telah Berkontribusi Rp14,4 Triliun Terhadap PDB RI

Wisatawan habiskan Rp15,7 triliun untuk berlibur.

Airbnb Klaim Telah Berkontribusi Rp14,4 Triliun Terhadap PDB RIIlustrasi Airbnb. (Shutterstock_Ralf Liebhold)

by Suheriadi

03 October 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Airbnb terus mendorong industri pariwisata Indonesia, bahkan pihaknya mengklaim telah berkontribusi sekitar Rp14,4 triliun pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di tahun 2022. Hal tersebut tertuang dalam riset terbaru dari Oxford Economics. Riset tersebut juga mencatat, hadirnya Airbnb turut menciptakan lebih dari 93.000 lapangan kerja di Indonesia pada tahun 2022.

Direktur Konsultan Ekonomi di Asia untuk Oxford Economics, James Lambert mengatakan, Airbnb memainkan peran penting dalam ketahanan dan pemulihan sektor pariwisata Indonesia setelah pandemi Covid-19.

“Airbnb telah menjadi bagian dari berbagai tren yang membentuk kembali industri pariwisata di Indonesia, mulai dari pergeseran wisata yang menjauh dari perkotaan ke arah pedesaan, hingga meningkatnya permintaan untuk penginapan jangka panjang yang didorong oleh adanya fenomena tinggal dan bekerja dari mana saja,” ujar Lambert melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (3/10).

Sementara itu, General Manager Airbnb untuk Asia Tenggara, India, Hong Kong dan Taiwan, Amanpreet Singh Bajaj mengatakan, kontribusi ekonomi pada PDB dan terciptanya lapangan kerja yang didorong oleh perjalanan bisnis Airbnb di Indonesia.

"Airbnb telah menciptakan dampak ekonomi yang luar biasa, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan bisnis lokal seperti toko, restoran, bar, dan juga kafe — yang menjadi bagian penting dalam pengalaman bepergian wisatawan di suatu destinasi — dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja bagi penduduk lokal,” kata Sigh Bajaj.

Wisatawan habiskan Rp15,7 triliun untuk berlibur di Indonesia

Ilustrasi Bali Shutterstock/DavideAngelini

Selain itu, data menarik dari laporan tersebut ialah mengungkapkan adanya peningkatan yang signifikan dari pengeluaran tamu yang menginap di Airbnb terhadap komunitas lokal. Pada tahun 2022, wisatawan Airbnb baik lokal maupun mancanegara menghabiskan Rp 15,7 triliun selama singgah dan berlibur di Indonesia. Biaya yang keluar tersebut termasuk untuk transportasi, restoran, toko retail, hingga kerajinan dan juga pusat hiburan.

Hal ini tentu mengungkapkan kontribusi nyata dari tamu-tamu Airbnb terhadap pariwisata di Indonesia. Pada tahun 2022, tamu mancanegara Airbnb menjadi penyumbang terbesar, yaitu sebesar 76 persen dari total pengeluaran wisatawan di Indonesia, dengan total lebih dari Rp 11,9 triliun.

Laporan tersebut juga menemukan dua perubahan penting dalam perilaku bepergian semenjak pandemi, seperti penyebaran destinasi wisata yang menjauh dari kawasan perkotaan dan jangka waktu menginap yang lebih lama karena peraturan bekerja yang lebih fleksibel (work from home/anywhere).