Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Bank Mayapada Absen Bagi Dividen, Rombak Jajaran Direksi & Komisaris

Bank Mayapada Absen Bagi Dividen, Rombak Jajaran Direksi & Komisaris
Ilustrasi Bank Mayapada/Dok Mayapada Group
Intinya Sih
  • Bank Mayapada memutuskan tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp29,97 miliar dan menahannya untuk memperkuat struktur permodalan.
  • RUPST menetapkan alokasi cadangan wajib Rp1 miliar serta memberikan kewenangan penetapan remunerasi direksi dan komisaris dengan batas maksimal Rp25,03 miliar.
  • RUPSLB menyetujui perubahan manajemen dengan pengangkatan Chialmi Dialdestoro Rosalim, Peter Suwardi, dan Drs. Da’i Bachtiar yang berlaku setelah lolos uji kelayakan OJK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) absen membagi dividen atas laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini telah persetujuan pemegang saham perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar 30 Juni 2026.

Pemegang saham juga sepakat, dari total laba bersih 2025 sebesar Rp29,97 miliar, sepenuhnya digunakan sebagai laba ditahan. Secara terperinci, sebesar Rp1 miliar atau sekitar 3,34 persen dialokasikan sebagai cadangan wajib untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan. Sementara itu, sisa laba sebesar Rp28,97 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

Dalam RUPST, pemegang saham juga memberikan kewenangan kepada pihak yang ditunjuk untuk menetapkan gaji, honorarium, tunjangan, serta fasilitas lainnya bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026. Bagi Dewan Komisaris ditetapkan total remunerasi maksimal sebesar Rp25,03 miliar sesuai rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.

Disepakati juga pengkinian Recovery Plan Bank Mayapada sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 5 Tahun 2024. . Pembaruan rencana aksi pemulihan tersebut merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seluruh bank umum sebagai bagian dari penguatan ketahanan industri perbankan.

Tak hanya itu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mayapada membahas perombakan direksi dan komisaris. Pada jajaran direksi, Chialmi Dialdestoro Rosalim diangkat sebagai Wakil Direktur Utama menggantikan Thomas Arifin yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Sementara Peter Suwardi ditunjuk sebagai Direktur.

Di jajaran dewan komisaris, Dato' Sri Prof. Dr. Tahir tetap menjabat Komisaris Utama. Ir. Kumhal Djamil melanjutkan tugasnya sebagai Komisaris Independen, sementara Drs. Da'i Bachtiar diangkat sebagai Komisaris Independen.

Bank Mayapada menegaskan bahwa pengangkatan Chialmi Dialdestoro Rosalim, Peter Suwardi, dan Drs. Da'i Bachtiar baru akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Share Article
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More