Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRI Genjot UMKM, Kredit Tembus Rp1.235,4 Triliun
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan. (Dok. BRI)
  • BRI menyalurkan kredit UMKM Rp1.235,4 triliun hingga Juni 2026, tumbuh 8,6 persen tahunan, dengan sektor ini tetap mendominasi portofolio kredit perseroan.
  • Pemberdayaan UMKM mencakup 5.700 desa, lebih dari 44 ribu klaster usaha, 17,3 juta pengguna LinkUMKM, serta 596 ribu pelaku yang bergabung di Rumah BUMN.
  • Hingga triwulan II 2026, kredit total BRI mencapai Rp1.646 triliun, aset Rp2.352 triliun, dan laba bersih konsolidasian Rp31,2 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menggenjot penyaluran kredit ke sektor usaha kredit dan menengah (UMKM). Hingga akhir Juni 2026, sektor UMKM telah mencatatkan penyaluran kredit Rp1.235,4 triliun atau meningkat 8,6 persen secara tahunan (YoY).

Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menjelaskan fokus utama perseroan adalah ekonomi kerakyatan, oleh karenanya UMKM tetap dipertahankan dominasinya dalam portofolio kredit BRI.

“Dukungan tersebut dibangun melalui pendekatan pemberdayaan secara end-to-end, mulai dari tingkat desa, komunitas usaha, hingga pelaku usaha individu," ujar Aquarius, Rabu (2/9).

Pada penyaluran kredit tersebut, BRI memberdayakan sekitar 5.700 desa dengan fokus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat kapasitas dan kelembagaan desa.

Sedangkan pada level komunitas usaha, BRI mengembangkan program Klasterku Hidupku yang kini telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha. Jangkauan pemberdayaan juga diperluas melalui platform digital LinkUMKM yang telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.

BRI juga memberikan pendampingan secara langsung melalui Rumah BUMN. Hingga Juni 2026, sekitar 596 ribu pelaku UMKM telah bergabung dalam ekosistem tersebut.

Menurut Aquarius, penyaluran kredit UMKM dibarengi dengan upaya mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan naik kelas. BRI, katanya, menjalankan peran yang lebih luas atau tidak hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk membangun siklus pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga UMKM dapat terus berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, naik kelas, dan semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas. 

"Pada akhirnya, pertumbuhan usaha tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM,"ujar Aquarius.

Hingga triwulan II 2026, total aset BRI Group tercatat Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7 persen secara tahunan, sementara penyaluran kredit secara total tumbuh 16,2 persen YoY menjadi Rp1.646 triliun. Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp31,2 triliun atau meningkat 17,5 persen.

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article