Jakarta, FORTUNE — DBS merombak jajaran pemimpin perusahaan di kawasan Asia dengan menunjuk sejumlah eksekutif internal untuk memimpin bisnis di Hong Kong, Taiwan, dan Indonesia.
Adrian Chai, Managing Director Institutional Banking Group (IBG) DBS, ditunjuk sebagai Presiden Direktur DBS Indonesia efektif 1 Desember 2026, menggantikan Lim Chu Chong yang selanjutnya akan memimpin DBS Taiwan.
Lim akan menjabat sebagai CEO DBS Taiwan mulai 1 Januari 2027. Sementara itu, CEO DBS Taiwan saat ini, Ng Sier Han, akan mengambil posisi CEO DBS Hong Kong mulai 1 Maret 2027.
Perubahan kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari strategi DBS untuk melakukan suksesi dari internal organisasi sekaligus menjaga kesinambungan bisnis di pasar utamanya di Asia.
CEO DBS, Tan Su Shan mengatakan, penunjukan tersebut mencerminkan kekuatan jajaran manajemen dan pengembangan talenta internal perusahaan.
"Sier Han, Chu Chong, dan Adrian adalah pemimpin DBS yang berpengalaman, memiliki pemahaman mendalam tentang organisasi, hubungan yang kuat dengan nasabah, serta rekam jejak yang terbukti dalam memberikan hasil," ujar Tan dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8).
Pergantian pimpinan DBS Indonesia terjadi setelah bank mencatat pertumbuhan bisnis di bawah kepemimpinan Lim Chu Chong sejak Agustus 2022.
Selama periode tersebut, DBS Indonesia membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025. Bank juga memperkuat bisnis institutional banking, pembiayaan berkelanjutan (sustainable finance), serta bisnis wealth management.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri perbankan, Lim sebelumnya menduduki sejumlah posisi strategis di DBS, termasuk Chief Operating Officer Institutional Banking Group dan Head of DBS Institutional Banking Group China.
Sementara itu, Adrian Chai memiliki pengalaman di bisnis institutional banking, khususnya sektor otomotif, pangan dan agribisnis, serta logam dan pertambangan.
Chai juga memimpin pembentukan IBG Foreign Direct Investment Desk pada 2023 untuk menangkap peluang dari meningkatnya arus investasi asing ke Singapura dan kawasan ASEAN.
