Jakarta, FORTUNE - Perdagangan derivatif aset kripto di platform Pintu mencatat pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data internal perusahaan, volume perdagangan pengguna baru meningkat lebih dari 200 persen pada Juli-Agustus 2026, diikuti oleh peningkatan jumlah pengguna baru yang hampir 100 persen pada periode tersebut.
Sementara itu, rata-rata volume perdagangan per pengguna baru meningkat lebih dari 70 persen.
Presiden Direktur PT Pintu Kemana Saja (PINTU), Andy Putra, mengatakan pertumbuhan tersebut terjadi setelah Pintu Futures Lite diluncurkan pada Juli 2026.
Peningkatan aktivitas perdagangan tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan minat terhadap instrumen derivatif aset kripto di Indonesia.
“Kehadiran Pintu Futures Lite menjadi salah satu upaya kami untuk menghadirkan pengalaman trading futures yang lebih sederhana dan mudah dipahami, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pengguna, khususnya trader pemula hingga menengah,” kata Andy dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).
Menurut dia, tiga aset kripto yang paling banyak diperdagangkan pengguna Pintu Futures pada periode tersebut adalah Bitcoin (BTC), Hype (HYPE), dan Xaut (XAUT).
Pintu Futures Lite merupakan pengembangan dari layanan perdagangan futures Pintu yang ditujukan untuk menyederhanakan alur transaksi derivatif. Layanan tersebut memungkinkan pengguna mengambil posisi long ketika memperkirakan harga aset akan naik atau short ketika memperkirakan harga turun.
Pengguna juga dapat menggunakan leverage hingga 25 kali modal awal serta menetapkan take profit dan stop loss. Kendati demikian, penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian sehingga pengelolaan risiko menjadi faktor penting dalam perdagangan derivatif.
