Jakarta, FORTUNE – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar. Adapun, penerbitan ini guna memperkuat likuiditas dan mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam pendalaman pasar keuangan nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyatakan, penerbitan surat berharga komersial merupakan instrumen jangka pendek strategis untuk meningkatkan likuiditas pasar.
“SBK BRI sebagai langkah strategis dalam memperkaya instrumen pasar uang nasional, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan keuangan di sektor perbankan, serta memperkuat peran instrumen pasar sebagai mekanisme disiplin pasar,” kata Dian melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (13/1).
Di samping itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan bahwa saat ini pendalaman pasar uang berperan sangat penting dalam menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah ketidakpastian global. Kehadiran alternatif instrumen jangka pendek seperti SBK BRI tidak hanya memperkuat struktur pendanaan perbankan, tetapi juga memberikan pilihan investasi yang lebih beragam bagi investor.
“Upaya bersama dalam memperdalam pasar keuangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” ujar Destry.
