Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Agung Podomoro (APLN) Berhasil Balikkan Rugi, Ini Pendorongnya

Agung Podomoro (APLN) Berhasil Balikkan Rugi, Ini Pendorongnya
Proyek properti PT Agung Podomoro Land Tbk. (Dok. Agung Podomoro)
Intinya Sih
  • APLN membalikkan rugi komprehensif Rp71,8 miliar pada semester I 2025 menjadi laba Rp523,5 miliar pada semester I 2026, seiring pendapatan naik 117 persen menjadi Rp3,66 triliun.
  • Kinerja ditopang pengakuan penjualan Rp3,11 triliun, termasuk penjualan Mall Deli Park Medan Rp2,2 triliun, serta meningkatnya permintaan rumah tapak dan proyek mixed-use.
  • Laba bruto naik 91 persen menjadi Rp1,24 triliun, liabilitas turun menjadi Rp10,37 triliun; APLN tetap mewaspadai kenaikan suku bunga dan pelemahan daya beli kelas menengah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membalik kerugian komprehensif menjadi laba untung pada semester pertama 2026 sebesar Rp523,5 miliar. Pada semester pertama tahun lalu, perseroan masih mencatatkan kerugian sebesar Rp71,8 miliar.

Membaiknya kinerja tersebut ditopang oleh pendapatan yang didapat APLN mencapai Rp3,66 triliun. Angka tersebut melonjak 117 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,69 triliun. Sejalan dengan itu APLN mengantongi marketing sales sebesar Rp603 miliar.

Corporate Secretary APLN Justini Omas, mengatakan kinerja perseroan selaras dengan meningkatnya permintaan terhadap produk hunian, khususnya rumah tapak, serta proyek mixed-use.

"Pertumbuhan bisnis yang berhasil dicapai memberikan keyakinan bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun," kata Justini dalam keterangan resmi di Jakarta pada Jumat (31/7).

Pengakuan penjualan perseroan pada semester I ini didorong oleh penjualan Mall Deli Park Medan senilai Rp 2,2 triliun kepada kepada PT DPM Assets Indonesia (DPMAI) melalui anak usaha APLN, yakni PT Sinar Menara Deli (SMD). Penjualan tersebut merupakan bagian dari strategi APLN dalam melakukan optimalisasi dan rebalancing portofolio aset. Sehingga APLN dapat fokus pada pengembangan dan pengelolaan aset-aset yang berkontribusi tinggi terhadap kinerja jangka panjang.

Pengakuan penjualan APLN meningkat hampir tiga kali lipat menjadi Rp3,11 triliun dibandingkan Rp1,06 triliun pada semester I 2025. Sementara itu, pendapatan berulang (recurring income) berkontribusi sebesar Rp549,9 miliar. Akibat lonjakan penjualan, laba bruto APLN meningkat sekitar 91 persen menjadi Rp1,24 triliun, sementara beban bunga dan biaya keuangan berhasil ditekan menjadi Rp206,1 miliar.

Dampak membaiknya kinerja APLN juga tercermin dari total liabilitas Perseroan yang terus menurun. Pada semester I 2026, liabilitas atau beban utang tercatat Rp10,37 triliun, lebih rendah dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp11,28 triliun.

"Kami terus berfokus pada pengembangan proyek yang memiliki permintaan tinggi, mempercepat penyelesaian proyek, serta mengelola aset secara optimal agar mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menjaga profitabilitas dan kesehatan keuangan Perseroan," kata Justini.

Sementara dari sisi fundamental, hingga akhir Juni 2026, posisi kas dan setara kas APLN meningkat menjadi Rp1,13 triliun, sementara arus kas dari aktivitas operasi mencapai Rp1,51 triliun. Emiten properti tersebut juga berhasil menurunkan total liabilitas menjadi Rp10,37 triliun.

Adapun, sepanjang sisa tahun ini, Justini mengungkapkan masih terdapat tantangan besar yang dihadapi perusahaan terutama akibat kenaikan suku bunga bank. Selain itu keyakinan konsumen terhadap perekonomian belum cukup kuat, hingga penurunan daya beli di sektor kelas menengah dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli properti.

Namun demikian, APLN tetap optimis mampu mengoptimalkan setiap peluang, Justini menyebut alasannya karena pengalaman perseroan telah lebih dari 56 tahun.

"Kami telah melalui berbagai fase krisis ekonomi dan keuangan yang pernah terjadi. Dengan komitmen layanan terbaik dan standar produk berkualitas serta nilai aset yang terus bertumbuh, kami percaya APLN akan tetap menjadi pilihan terbaik konsumen," kata Justini.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Latest in Finance

See More