Tingkatkan Loyalitas Nasabah, CIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi

- CIMB Niaga menggelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia pada 1 Agustus 2026 guna memperkuat loyalitas nasabah melalui pengalaman eksklusif.
- Program ini menyasar nasabah Privileged, Preferred, Private Banking, serta pengguna loyal OCTO, sejalan dengan strategi pemasaran berdasarkan segmen dan pertumbuhan seluruh lini bisnis.
- Pada kuartal I-2026, DPK CIMB Niaga mencapai Rp260,1 triliun; kredit Rp235,1 triliun; aset Rp368,2 triliun; laba sebelum pajak Rp2,3 triliun.
Jakarta, FORTUNE - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kembali menggelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia, Sabtu 1 Agustus 2026. Konser ini dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan loyalitas nasabah di tengah persaingan ketat industri perbankan nasional.
Head of Marketing Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, mengatakan bahwa bank memanfaatkan konser ini sebagai wadah meningkatkan pengalaman nasabah di berbagai layanan, mulai dari segmen Privileged, Preferred, dan Private Banking, hingga pengguna harian aplikasi OCTO.
"Konsepnya sendiri memang pengalaman unik. Kami selalu ingin berikan untuk nasabah loyal kita, termasuk nasabah-nasabah affluent kita di Privileged, Preferred, dan Private Banking," katanya di Jakarta, Jumat (31/7).
Amir menambahkan, pengalaman yang ditawarkan dalam acara tersebut tidak dapat diperoleh secara umum, melainkan hanya diperuntukkan bagi nasabah CIMB Niaga.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat, menurutnya aktivitas branding perusahaan disusun dengan mengacu pada strategi pengembangan masing-masing segmen nasabah. Alokasi program pemasaran pun disesuaikan dengan segmen yang menjadi fokus pertumbuhan bisnis.
Pada tahun ini CIMB Niaga mendorong pertumbuhan di seluruh lini bisnis, bahkan perbankan syariah. Menurutnya, sebagai salah satu bank swasta besar di Indonesia, perseroan tidak hanya berfokus pada satu segmen, melainkan berupaya menjaga pertumbuhan di seluruh lini usaha.
"Jadi semua lini bisnis kami fokuskan. Karena itu, jika melihat kinerja kami, masing-masing lini bisnis maupun segmen nasabah mencatatkan pertumbuhan yang baik," kata dia.
CIMB Niaga mencatatkan dana pihak ketiga (DPK sebanyak Rp260, 1 triliun pad kuartal I 2026, meningkat 2,3 persen secara tahunan. Torehan tersebut didorong pendanaan current account savings account (CASA) Rp192,3 triliun atau tumbuh 12,2 persen. Dengan demikian rasionya naik menjadi 73,9 persen.
Sementara itu, total kredit/pembiayaan tumbuh 2,2 secara tahunan menjadi Rp235,1 triliun. Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp368,2 triliun. CIMB Niaga pun meraih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun pada periode tersebut.
Selain menyasar nasabah affluent, CIMB Niaga juga melibatkan nasabah loyal pengguna OCTO dari segmen ritel sebagai bagian dari penyelenggaraan program tersebut. Pada kuartal pertama 2026, sebanyak 90,6 persen transaksi keuangan nasabah dilakukan melalui kanal branchless banking, meliputi OCTO (aplikasi dan website).



















