Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Easycash Prediksi Penyaluran Pinjaman Jelang Imlek-Lebaran Naik, Ini Mitigasinya

Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma
Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma
Intinya sih...
  • Easycash memproyeksikan peningkatan pinjaman pada hari besar keagamaan seperti Imlek, Ramadan, dan Lebaran.
  • Strategi akuisisi pengguna dan pemasaran digital dijalankan untuk mengoptimalkan penyaluran pendanaan pada momen musiman.
  • Edukasi literasi keuangan dan investasi teknologi menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko kredit macet di tengah lonjakan permintaan pinjaman.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Platform pinjaman daring, Easycash, memproyeksikan adanya peningkatan penyaluran pinjaman menjelang momentum hari-hari besar keagamaan, seperti Imlek, Ramadan, dan Lebaran.

Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, mengatakan bahwa hari besar kerap menjadi pendorong utama naiknya kebutuhan konsumsi, yang pada akhirnya turut berdampak pada permintaan pembiayaan. "Pada umumnya konsumsi meningkat didorong oleh hari-hari besar," kata Wildan di Jakarta, Selasa (10/2).

Untuk mengoptimalkan penyaluran pendanaan pada momen musiman seperti Ramadan, Easycash tetap mengandalkan strategi akuisisi pengguna dan pemasaran digital yang telah berjalan secara rutin. Sebagai platform pinjaman berbasis aplikasi, promosi dan pengiklanan menjadi bagian dari strategi bisnis.

Namun demikian, perusahaan tidak semata-mata berfokus pada ekspansi penyaluran pinjaman. Easycash juga memperkuat aspek edukasi dan literasi keuangan sebagai penyeimbang strategi pemasaran.

"Semoga mulai bisa diadaptasi, bisa mulai ditangkap oleh masyarakat. Dimulai dengan edukasi sebelum ada penggunaan produk. Itu yang kita lakukan," lanjutnya.

Langkah edukasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memitigasi risiko kredit macet di tengah lonjakan permintaan pinjaman.

Oleh karenanya, literasi keuangan menjadi strategi jangka panjang perusahan yang tidak hanya ditujukan untuk menjaga kesehatan industri, tetapi juga keberlanjutan finansial masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman keuangan, diharapkan risiko gagal bayar dan kesalahan penggunaan produk pinjaman dapat ditekan secara bertahap.

Selain edukasi, Easycash juga mengandalkan teknologi untuk menekan potensi risiko gagal bayar. Perusahaan menginvestasikan dana yang signifikan pada pengembangan sistem analisis risiko berbasis kecerdasan buatan (AI).

Hingga saat ini, total outstanding pinjaman Easycash tercatat mencapai Rp7,91 triliun yang disalurkan kepada sekitar 9,6 juta peminjam. Sementara itu, sejak berdiri, akumulasi penyaluran pinjaman Easycash telah mencapai Rp89,89 triliun.

Adapun, Tingkat Keberhasilan Bayar dalam 90 hari (TKB90) berada di level 100 persen, yang menunjukkan seluruh kewajiban pembayaran dalam periode tersebut berhasil dipenuhi. Saat ini, mayoritas peminjam Easycash masih berasal dari Pulau Jawa.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Finance

See More

Easycash Prediksi Penyaluran Pinjaman Jelang Imlek-Lebaran Naik, Ini Mitigasinya

10 Feb 2026, 17:59 WIBFinance