Comscore Tracker
FINANCE

Dukung UMKM, DBS Indonesia Kucurkan Kredit Rp100 Miliar Lewat Modalku

Pendanaan Grup Modalku sentuh Rp34,89 triliun.

Dukung UMKM, DBS Indonesia Kucurkan Kredit Rp100 Miliar Lewat ModalkuFoto Gedung DBS. (Dok. DBS)

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE – Bank DBS Indonesia menyediakan pembiayaan senilai Rp 100 miliar dalam bentuk channeling ke platform pendanaan digital bagi UMKM, Modalku. 

Bank DBS Indonesia berperan sebagai pemberi pinjaman institusi (institutional lender), di mana dana pinjaman disalurkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung di Modalku. 

Director Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia Kunardy Lie mengatakan, melalui kerja sama tersebut secara tidak langsung Bank DBS Indonesia memberikan dukungan dan turut berkontribusi pada pertumbuhan UMKM di Indonesia. 

"Ke depannya, kami ingin bekerja sama dengan lebih banyak pihak ketiga untuk membangun ekosistem digital seiring dengan komitmen kami untuk terus mempercepat inklusi keuangan di Indonesia," kata Kunardy melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Jumat (3/6).
 

Sediakan layanan korporasi ke Modalku

Selain pinjaman, Bank DBS Indonesia juga menyediakan layanan perbankan korporasi digital DBS IDEAL untuk membantu mempermudah transaksi harian Modalku. 

Kerja sama ini merealisasikan aspirasi Bank DBS Indonesia dalam menjangkau UMKM, segmen yang selama ini belum tersentuh oleh Bank DBS Indonesia. 

Kunardy menjelaskan, layanan tersebut dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan UMKM. DBS IDEAL mempermudah dan mempercepat proses transaksi perbankan korporasi dengan memungkinkan nasabah untuk dapat melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja, melacak transaksi secara real-time, transparan dan informatif. 

"Sehingga, pelaku UMKM dapat fokus pada hal yang penting, yakni mengembangkan bisnis itu sendiri.” katanya.

Pendanaan Grup Modalku sentuh Rp34,89 triliun

Selama enam tahun berjalan sejak 2016, Grup Modalku telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp 34,89 triliun di lima negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. 

“Kami melihat adanya kesamaan misi dengan Bank DBS Indonesia untuk memberikan akses permodalan sehingga dapat memberikan dukungan kepada para pelaku bisnis UMKM untuk terus berkembang," jelas Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya. 

Grup Modalku yang juga dikenal di Asia Tenggara sebagai Funding Societies telah menyalurkan pendanaan kepada lebih dari lima juta transaksi pinjaman UMKM. Area penyaluran dana juga tidak terbatas di Pulau Jawa, tetapi juga ke luar pulau Jawa yang dapat direalisasikan melalui kolaborasi dengan berbagai platform digital sebagai mitra Modalku. 

Hingga saat ini, lebih dari 200.000 pendana, baik individu maupun institusi, telah berkontribusi meminjamkan dananya kepada UMKM melalui Modalku dengan jumlah akun yang masih didominasi oleh pendana individu.

Related Articles