Comscore Tracker
FINANCE

Ini Penopang Pertumbuhan Premi hingga Klaim Asuransi Umum

Aset asuransi umum capai Rp191,6 triliun.

Ini Penopang Pertumbuhan Premi hingga Klaim Asuransi UmumIlustrasi asuransi jiwa. Shutterstock/Thodonal88

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat premi industri asuransi umum mencapai Rp22,3 triliun pada kuartal I-2022 atau tercatat tumbuh 7,7 persen dibandingkan periode yang sama 2021 yang hanya Rp20,7 triliun. 

Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bidang Statistik, Riset, dan Analisa Trinita Situmeang menjelaskan, persentase kinerja asuransi umum ditopang oleh asuransi properti yang menyumbang 25,5 persen dari total premi asuransi umum. 

Disusul oleh asuransi kendaraan bermotor dengan porsi 21,1 persen, asuransi kredit 14,6 persen, asuransi kesehatan 10,1 persen, dan asuransi marine cargo 5,5 persen serta lain-lain. 

“Asuransi kesehatan pangsa pasarnya naik yang paling besar dari seluruh lini bisnis yaitu sebesar 2,6 persen dari 7,6 persen menjadi 10,1 persen,” kata Trinita melalui konfrensi video yang dikutip di Jakarta, Senin (20/6).

Klaim asuransi umum capai Rp9,1 triliun

Sementara itu, dari sisi klaim yang dibayarkan oleh industri asuransi umum mencapai Rp9,1 triliun atau naik 13,9 persen (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp6,9 triliun. 

Kenaikan ini dikontribusi oleh pembayaran klaim properti yang naik tajam 71,7 persen dari Rp1,3 triliun menjadi Rp2,3 triliun. Selain itu klaim juga dikontribusi oleh kenaikan pembayaran energi off shore 141 persen atau mencapai Rp621 miliar. 

Aset asuransi umum capai Rp191,6 triliun

Dengan demikian, hingga kuartal I-2022 total aset industri asuransi umum tercatat mencapai Rp191,6 triliun atau tumbuh 7 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp179,6 triliun. 

Sementara itu, untuk total liabilitas asuransi umum tercatat senilai Rp121,2 triliun atau tumbuh 12 persen dibanding periode kuartal I tahun sebelumnya Rp108,4 triliun. Sedangkan dari sisi investasi asuransi umum juga tercatat Rp90,1 triliun atau naik 8 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 83,6 triliun.

Related Articles