FINANCE

Strategi Bank Mandiri Tekan Kredit Macet di Level 1,36%

Restrukturisasi kredit Bank Mandiri Rp23,8 triliun.

Strategi Bank Mandiri Tekan Kredit Macet di Level 1,36%ilustrasi Bank Mandiri (dok.Bank Mandiri)
27 November 2023

Jakarta, FORTUNE - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bank Mandiri terus konsisten menjaga kualitas aset. Hal ini tercermin dari level Kredit Macet atau non performing loan (NPL) bank only yang mampu ditekan ke level 1,36 persen per September 2023. Posisi tersebut jauh lebih baik jika dibandingkan periode September 2022 di level 2,26 persen atau telah turun sebesar 90 basis poin (bps). 

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan, strategi dalam menekan rasio kredit macet, salah satunya melalui pembentukan pencadangan yang memadai. 

“Sampai dengan September 2023 kami telah menyiapkan pencadangan yang cukup, dengan NPL Coverage ratio bank only mencapai 339,34 persen, meningkat dari posisi September 2022 yang sebesar 292,28 persen,” tutur Siddik melalui konferensi video di Jakarta, Senin (27/11). 

Restrukturisasi kredit Bank Mandiri Rp23,8 triliun

Gedung Bank Mandiri/ Dok Bank Mandiri

Adapun, sampai dengan akhir September 2023, posisi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 Bank Mandiri makin landai menjadi Rp 23,8 triliun. Jumlah ini sudah jauh lebih rendah dari September 2022 di posisi Rp 45,6 triliun, atau menurun 47,81 persen secara YoY. 

Penurunan ini menurut Siddik, didorong oleh pelunasan dan pembayaran cicilan debitur, dan bisnis para debitur yang sudah kembali normal. 

Berkat disiplin dalam mengimplementasikan manajemen risiko, biaya kredit atau cost of credit (CoC) Bank Mandiri secara bank only pun berhasil ditekan menjadi 0,73 persen per September 2023. Jauh lebih baik bila dibandingkan periode setahun sebelumnya 1,30 persen. 

Bank Mandiri bidik pertumbuhan kredit 12%

Ilustrasi Plaza Mandiri/ Dok Bank Mandiri

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.