BRI & BNI Alihkan Saham Seri B Milik Danantara AM ke BP BUMN

- BRI dan BNI alihkan saham Seri B milik Danantara AM ke BP BUMN
- BRI alihkan 0,53% saham Seri B, sedangkan BNI alihkan 0,60%
- Pengalihan ini membuat Negara RI menjadi pemegang saham pengendali Perseroan
Jakarta, FORTUNE – Dua bank plat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) mengalihkan sejumlah saham Seri B milik PT Danantara Asset Management (Persero) (Danantara AM) kepada Negara Republik Indonesia melalui Badan Pengaturan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Hal itu tercantum dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (7/1). Manajemen perusahaan menyampaikan, pelaksanaan pengalihan saham tersebut merupakan pemenuhan dari Undang-undang (UU) 16/2025.
“Pengalihan tersebut tidak mempengaruhi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan,” tulis surat yang ditandatangani oleh Corporate Secretary BRI, Dhanny yang dikutip di Jakarta, Rabu (7/1).
BRI alihkan 0,53%, serta BNI alihkan 0,60% saham Seri B

Khusus untuk BRI, telah mengalihkan kepemilikan 806.109.768 saham Seri B atau 0,53 persen dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh Perseroan melalui transaksi pengalihan kepemilikan saham.
Sedangkan, untuk BNI mengalihkan sebanyak 223.783.877 saham Seri B atau sebesar 0,60 persen dari seluruh saham yang diterbitkan dan disetor penuh BNI. Berdasarkan Pengalihan tersebut, Saham Seri B yang dialihkan oleh BRI dan BNI dimaksud akan diklasifikasikan menjadi saham seri A Dwiwarna.
Dengan demikian, dampak dari pengalihan ini, Negara Republik Indonesia menjadi Pemegang Saham Pengendali Perseroan (Ultimate Beneficial Owner) BRI dengan kepemilikan 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa dan 806.109.768 saham Seri B melalui BP BUMN, serta kepemilikan 79.804.867.107 saham Seri B melalui Danantara AM.
Sedangkan, untuk BNI, kepemilikan langsung oleh Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN sebanyak 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa dan 223.783.877 lembar saham Seri B milik BP BUMN dan kepemilikan tidak langsung Negara Republik Indonesia melalui Danantara AM sebanyak 210.228.922 saham seri B dan 21.944.374.950 saham seri C yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

















