Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Bank Danamon Pasang Target Kinerja Konservatif di 2026

Bank Danamon Pasang Target Kinerja Konservatif di 2026
gedung Bank Danamon (danamon.co.id)
Intinya Sih

  • Bank Danamon memasang target konservatif terhadap penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), serta kualitas kredit alias non peforming loan (NPL) untuk tahun 2026.

  • OJK membidik pertumbuhan kredit industri sebesar 10 sampai 12 persen pada 2026, sementara DPK dibidik tumbuh 7-9 persen. Bank Danamon optimistis terhadap perbaikan NPL dengan rasio di level 1,2 persen.

  • Pada tahun ini, Bank Danamon akan mengoptimalkan lini bisnis consumer dan UMKM, serta melalui anak usaha Adira Finance. Bank juga tetap melanjutkan strategi inisiatif yang telah disiapkan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Danamon Tbk (BDMN) memasang target konservatif terhadap penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), serta kualitas kredit alias non peforming loan (NPL).

Chief Financial Officer (CFO) Bank Danamon, Theresia Adriana Widjaja mengatakan proyeksi perseroan pada 2026 tumbuh sejalan dengan target yang ditetapkan regulator, dengan tetap disesuaikan dengan strategi perusahaan.

"Sedangkan untuk proyeksi penghimpunan dana di 2026 ini sesuai dengan target industri, untuk pencapaian pendanaan akan dipengaruhi oleh kondisi internal maupun eksternal, dan kami akan terus menjaga pertumbuhan tersebut," katanya dalam paparan kinerja Bank Danamon, Kamis (19/2).

OJK membidik pertumbuhan kredit industri sebesar 10 sampai 12 persen pada 2026. Sementara DPK diproyeksikan tumbuh 7-9 persen.

Theresia menjelaskan, pada tahun ini perseroan akan mengoptimalkan lini bisnis consumer dan UMKM, serta melalui anak usaha Adira Finance.

Bank Danamon optimistis NPL mengalami perbaikan dengan rasio di level 1,2 persen.

Sepanjang 2025, Bank Danamon membukukan total kredit dan pembiayaan sebesar Rp206,9 triliun, tumbuh 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dana pihak ketiga meningkat 15 persen secara tahunan menjadi Rp176,9 triliun. Sementara rasio kredit bermasalah (NPL) bruto tercatat sebesar 1,7 persen.

Daisuke Ejima, Direktur Utama Bank Danamon, menyampaikan bahwa sejak awal tahun kondisi perekonomian Indonesia dihadapkan pada volatilitas tinggi.

Meski begitu, Bank Danamon tetap melanjutkan strategi inisiatif yang telah disiapkan, termasuk pengembangan ekosistem berbasis wilayah dengan memperkuat aktivitas lokal serta kolaborasi bersama Adira Finance dan perusahaan dalam grup. Penguatan juga dilakukan pada aspek IT, keamanan siber, dan AI generatif, yang proses penerapan yang dipercepat.

"Secara keseluruhan, ada banyak tantangan, mungkin lebih banyak pada tahun ini, tetapi kita akan terus melakukan apa yang telah kita lakukan," pungkas Ejima.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Finance

See More